- A Man Called Otto masih hadir di Netflix
- A Man Called Otto dibintangi aktor legendaris Tom Hanks
- A Man Called Otto film yang menyentuh hati dengan narasi kuat
Suara.com - Dibintangi oleh aktor legendaris Tom Hanks, film ini merupakan sebuah perpaduan drama komedi yang mengeksplorasi makna kehilangan, komunitas, dan kesempatan kedua dalam hidup.
Bagi Anda penyuka drama menyentuh hati dan belum pernah tahu, pastikan menontonnya malam ini di Netflix, mumpun masih tayang. Film ini juga bisa menambah referensi pengetahuan Anda tentang film yang berkualitas dengan narasi kuat.
Anda yang sudah menontonnya, juga tak masalah untuk ditonton ulang. Berikut adalah sinopsis A Man Called Otto.
Cerita berpusat pada Otto Anderson (Tom Hanks), seorang duda berusia 60-an yang baru saja pensiun dari pekerjaannya.
Otto adalah gambaran seorang pria pemarah, kaku, dan sangat taat pada aturan. Setiap pagi, ia melakukan "patroli" di sekitar komplek perumahannya, memastikan semua peraturan dipatuhi dengan benar, mulai dari memarahi tetangga yang salah memarkir mobil hingga menginspeksi isi tempat sampah untuk memastikan proses daur ulang berjalan semestinya.
Di balik sifatnya yang menyebalkan, Otto menyimpan duka yang mendalam. Ia merasa hidupnya telah berakhir setelah Sonya, istri tercintanya, meninggal dunia.
Kehilangan ini membuatnya sinis terhadap dunia dan orang-orang di sekitarnya. Merasa tak punya tujuan lagi, Otto memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dan bersatu kembali dengan Sonya. Namun, setiap usahanya untuk bunuh diri selalu saja digagalkan oleh kejadian-kejadian tak terduga.
Titik balik dalam hidup Otto terjadi ketika sebuah keluarga muda yang ceria pindah ke rumah di seberang jalannya. Keluarga ini terdiri dari Marisol (Mariana Treviño) yang sedang hamil besar, suaminya yang sedikit kikuk, Tommy (Manuel Garcia-Rulfo), serta kedua putri mereka yang menggemaskan. Kehadiran Marisol yang penuh semangat, blak-blakan, dan sedikit ceroboh terus-menerus menginterupsi rencana suram Otto.
Baca Juga: Sinopsis Predator: Badlands, Sisi Lain Pemburu Sebagai Pahlawan
Pertemuannya dengan Marisol dan keluarganya tidak hanya menggagalkan rencana bunuh dirinya, tetapi juga memaksanya untuk melihat kembali arti kehidupan.
Otto mulai menyadari bahwa meski ia telah kehilangan cinta dalam hidupnya, ia masih dikelilingi oleh orang-orang yang peduli dan membutuhkan bantuannya.
Hubungan tak terduga ini mengajarkan Otto bahwa keluarga tidak selalu terikat oleh darah dan bahwa selalu ada harapan baru bahkan di saat-saat tergelap sekalipun.
Adaptasi Apik dari Novel Terlaris
A Man Called Otto bukan sekadar film biasa. Film ini merupakan adaptasi Hollywood dari novel terlaris internasional berjudul "A Man Called Ove" karya penulis Swedia, Fredrik Backman.
Sebelum versi Tom Hanks, novel ini juga pernah diadaptasi menjadi film Swedia yang sukses pada tahun 2015 dan bahkan mendapatkan nominasi Oscar.
Keberhasilan versi Hollywood ini tidak lepas dari penampilan gemilang Tom Hanks yang mampu membawakan karakter Otto dengan sangat meyakinkan.
Ia berhasil menampilkan sisi pemarah sekaligus rapuh dari seorang pria yang bergulat dengan kesedihan, menjadikannya salah satu performa terbaik dalam kariernya. Dipadukan dengan akting cemerlang Mariana Treviño sebagai Marisol, film ini menyajikan dinamika yang hangat dan menghibur.
Berita Terkait
-
Lebih dari Sekadar Drama Keluarga, Film Titip Bunda di Surga-Mu Ajarkan Arti 'Pulang' Sesungguhnya
-
Sinopsis Blades of the Guardians, Aksi Epik Jet Li dan Wu Jing di Tengah Gurun Mematikan
-
Deal Prabowo-Trump! RI Tak Bisa Pajaki Google, Netflix Hingga Meta
-
Spider-Man: Homecoming: Definisi Baru Sang Pahlawan Remaja di MCU, Malam Ini di Trans TV
-
9 Drama Korea Tayang Maret 2026, Banjir Bintang dari Park Min Young Sampai Jisoo BLACKPINK
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Profil Piche Kota, Jebolan Indonesian Idol Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur
-
Thariq Halilintar Salat Tarawih Sambil Gendong Anak Tuai Pro Kontra, Bagaimana Hukumnya?
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
-
Piche Kota Bantah Tuduhan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Siap Ikuti Proses Hukum
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara
-
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta, Samakah dengan Versi Film?
-
Review Marty Supreme, Film dengan 9 Nominasi Oscar yang Siap Tayang di Bioskop Indonesia
-
Sony Pictures Siap Garap Film Animasi Venom, Tom Hardy Jadi Produser
-
Buruan Serbu! Hari Terakhir Diskon 50 Persen Tiket Nonton di m.tix Spesial HUT BCA
-
Kisah Inspiratif Lipay Xia, dari Titik Terendah hingga Sukses di Dunia Cosplay dan E-Sport