"Tapi kita sebagai jemaah itu punya adab. Adab kita memberikan yang terbaik," jelas Arie Untung yang memilih tetap membayar para kiai meski tidak diminta.
"Giliran kita nonton konser, mau bayar. Nonton film, bayar. Buat agama, bayar, ngapain? Ikhlas? Yang rasional dong," sentilnya.
Melalui videonya tersebut, Arie Untung berharap masyarakat Indonesia lebih bijak dalam menyoroti tradisi pesantren.
Arie Untung tak memungkiri ada kekurangan, hanya saja kebaikan pesantren pun tak kalah banyak,
Arie Untung bahkan meyakini tradisi pesantren dapat menghasilkan santri-santri yang beradab ketika kembali ke rumah dan berbaur dengan masyarakat.
"Termasuk adab bikin berita. Ngomongin pesantren tapi nadanya nyinyir," sindir Arie Untung yang diketahui untuk program acara Trans7.
Sebagaimana diketahui, pembicaraan tentang pesantren sedang viral setelah program "Xpose Uncensored" nyinyir terhadap tradisi di Lirboyo.
Di caption unggahannya, Arie Untung mengungkap dugaan media menyoroti keburukan pesantren untuk menjelekkan agama Islam.
"Ini campaign global kalau memberitakan mengenai islam adalah 'buruk, dll' saat Gaza udah membuka mata dunia untuk meninggalkan media konvensional karena narasi 'kembar' islamophobianya," tulis Arie Untung.
Baca Juga: Buntut 'Xpose Uncensored': Trans7 Terseret UU ITE, Dituduh Hina Santri dan Kiai
Oleh sebab itu, Arie Untung mengajak followers-nya yang menggunakan media sosial untuk menyebarkan edukasi tentang kebaikan Islam.
"Akunmu buat apa nanti akan ditanya sama Allah. Besok-besok guys, jangan gampang terframing," tandasnya. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Kepalanya Bocor saat Umrah, Arie Untung: Mungkin Sujudnya Kurang
-
Politik Emansipatoris di Pesantren, Belajar dari KH Imam Jazuli
-
LPDB Dorong Koperasi Pondok Pesantren Jadi Mitra Strategis Koperasi Desa Merah Putih
-
Datang ke Aceh untuk Bantu Korban Banjir, Arie Untung Disambut Kehangatan
-
8 Film Perdana Tayang di Layar Kaca, Trans7 Siap Hadirkan Exhuma Hingga Badarawuhi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Penjelasan 4 Teaser Avengers: Doomsday, Petunjuk Awal Perang Terbesar di MCU
-
6 Film Terbaru Jerome Kurnia, Penerbangan Terakhir Lagi Tayang di Bioskop
-
Benarkah Skrip Stranger Things 5 Pakai ChatGPT?
-
Eksistensi Arif Brata: Antara Akting, Jati Diri Komika, dan Pandangan Materi 'Pinggir Jurang'
-
Sinopsis Siren's Kiss, Park Min Young Terjerat Kasus Penipuan Asuransi Berujung Maut
-
7 Panduan Lengkap War Tiket BTS Jakarta 2026, Dari Presale hingga Hari-H
-
Series Cinta Mati Dinilai Mirip Kisah Aurelie Moeremans, Tayang di WeTV
-
Skandal di Balik Nussa, Dugaan Perselingkuhan Kreator Berujung Sengketa IP
-
Mulai Hari Ini, Film Bidadari Surga Gelar Promo Buy 1 Get 1 di m.tix, Serbu Sebelum Kehabisan
-
Secrets Drama Thriller Terbaru Netflix, Angkat Resiliensi Mantan Pekerja Seks