Suara.com - Pengisi suara atau dubber kartun Doraemon dan Ninja Hatori, Ika Swastika atau lebih akrab dengan nama panggung Ika Zidane meninggal dunia pada Senin, 20 Oktober 2025.
Senior dari industri dubbing Indonesia ini telah disemayamkan pada hari yang sama di daerah Sawangan, Depok, Jawa Barat.
Adapun kabar duka mengenai Ika Zidane wafat disampaikan oleh Komunitas Voice Over Dubber Announcer Indonesia (KVDAI) melalui akun Instagram.
"Keluarga Besar Komunitas Voice Over Dubber Announcer Indonesia (KVDAI) turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Ibu Ika Zidane," tulis unggahan akun @kvdaindonesia.
Akun tersebut pun menyampaikan doa agar almarhumah Ika Zidane diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Semoga segala amal beliau diterima di sisi-Nya, diampuni dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Karya dan suara Ibu Ika Zidane akan selalu hidup dalam kenangan, tak lekang oleh waktu," tambah akun tersebut.
Hingga berita ini dibuat, penyebab pengisi suara Doraemon Indonesia meninggal juga belum diinformasikan oleh pihak keluarga.
Tentang Ika Zidane
Ternyata, bukan hanya mengisi suara karakter Doraemon (Stand By Me dan Stand By Me 2), Ika Zidane semasa hidup juga pernah menjadi dubber Kanzo Hattori (Ninja Hattori).
Baca Juga: Innalillahi, Ibu Olla Ramlan Meninggal Dunia
Suaranya pun akrab terdengar di sejumlah serial maupun film animasi lain. Seperti dalam Digimon, Ika menjadi dubber karakter Togemon, Sora, Renamon, dan Hikari.
Di animasi bertajuk Sailor Moon, Ika menjadi pengisi suara Setsuna Meiou atau akrab disebut Sailor Pluto. Suaranya kian akrab menggema di telinga anak-anak karena hampir ada di setiap kartun lain.
Sebelum terjun di dunia dubbing, perempuan asal Jakarta ini mempelajari dahulu tentang aktivitas dan cara dubbing di Sanggar Prathivi pada 1996.
Setelah lulus dari studio dubbing Indonesia tersebut, Ika melanjutkan kehidupannya sebagai penerjemah. Ia baru memutuskan untuk menjadi dubber lagi mulai tahun 1999.
Keputusan tersebut muncul karena Ika Zidane mengikuti rekam jejak sang kakak yang bernama Anita Riyadi.
Pasalnya, kakak dari Ika Swastika ini merupakan pengisi suara bahasa Indonesia untuk karakter Doraemon pertama pada tahun 1989-1993 silam.
Kontributor : Anistya Yustika
Berita Terkait
-
Olla Ramlan Kehilangan Tempat Curhat Soal Perceraian dan Pria Usai Sang Ibu Meninggal Dunia
-
Bassis Limp Bizkit, Sam Rivers Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun
-
Innalilahi, Armand Maulana Umumkan Berita Duka
-
Megan dan Bryan Domani Bagikan Kabar Duka, Kehilangan Sosok Orang Terkasih
-
Ibu Meninggal Dunia, Olla Ramlan Kembali Pingsan Saat Pemakaman
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Betrand Peto Menangis Lihat Video Sarwendah, Bela Ruben Onsu: Ayahku Bukan Anjing, Bukan Bencong
-
Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan
-
DWP Buka Suara soal Promosi Whip Pink: Nama Acara Kami Dicatut
-
Namanya Terseret di Sidang Kasus Korupsi, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Jadi Pengacara
-
Momen Ibu Denise Chariesta Disiplinkan Jaden Viral, Warganet Singgung No No Baby
-
Sinopsis Teach You a Lesson, 'Pawang' Siswa Nakal Turun Gunung, Baru Mendarat di Netflix
-
Hati Betrand Peto Hancur, Pasang Badan Bela Ruben Onsu usai Dihina Sarwendah: Ayah Bukan Bencong!
-
Denny Sumargo Kaget Lihat Perkembangan Anak, Bisa Diajak Komunikasi Dua Arah Meski Belum Dua Tahun
-
Sinopsis Esok Tanpa Ibu: Ketika Sosok Ibu Digantikan AI, Lagi Merajai Netflix
-
Sinopsis The Irishman: Kisah Nyata Pembunuh Bayaran Mafia Legendaris, Masih Tayang di Netflix