-
Nikita Mirzani merasa tuntutan 11 tahun penjara terhadapnya sangat tidak proporsional dan kejam.
-
Ia membandingkan tuntutannya dengan kasus korupsi besar, mempertanyakan dasar hukumnya.
-
Nikita menilai keadilan hukum tergeser oleh ego penuntut, sehingga rasa proporsionalitas menjadi kabur.
Suara.com - Artis kontroversial Nikita Mirzani meluapkan isi hatinya melalui sebuah tulisan di media sosial.
Unggahan tersebut dibagikan melalui akun Instagram terverifikasinya pada Minggu, 26 Oktober 2025.
Dalam curahan hatinya, perempuan berusia 39 tahun itu kembali menyoroti tuntutan hukuman yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadapnya.
Nikita menilai tuntutan tersebut terasa sangat tidak proporsional dan kejam.
"Penuntut Umum bahkan menuntut saya dengan hukuman 11 (sebelas) tahun penjara, sebuah angka yang begitu kejam, melebihi tuntutan yang sering dijatuhkan dalam perkara kerugian keuangan negara yang nilainya miliaran, bahkan triliunan Rupiah," keluh bintang 'Comic 8' itu.
Ibu tiga anak ini membandingkan tuntutannya dengan kasus-kasus korupsi besar yang merugikan negara.
Nikita mempertanyakan dasar dari tuntutan berat yang ia terima tersebut.
Ia merasa seolah ada muatan amarah dari penuntut umum di balik tuntutan itu.
"Sungguh, apa yang ingin dibuktikan dengan tuntutan seberat itu? Apakah keadilan kini diukur dari seberapa besar amarah Penuntut Umum, bukan dari seberapa kuat bukti yang terungkap di persidangan?" tanya Nikita.
Baca Juga: Richard Lee Colek Menko Yusril, Beberkan Bukti Valid Nikita Mirzani Aktif Main HP di Rutan
"Maka timbul pertanyaan yang menyayat nurani apakah tuntutan yang diajukan Penuntut Umum ini masih berjiwa keadilan?" lanjutnya.
Bagi Nikita, tuntutan ini menjadi sebuah ironi pahit dalam penegakan hukum di Indonesia.
Ia menilai bahwa rasa proporsionalitas dan ukuran keadilan menjadi kabur karena ego penuntutan.
"Inilah ironi hukum yang paling pahit. Ketika ukuran keadilan menjadi kabur, dan rasa proporsionalitas hilang di antara ego penuntutan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Tuntut Keadilan, Nikita Mirzani Tulis Surat Terbuka untuk Hakim Jelang Sidang Vonis Besok
-
Rindu Tidur Bareng Anak, Nikita Mirzani Berharap Divonis Bebas
-
Ogah Ambil Pusing Diadukan Richard Lee ke Menko Yusril, Nikita Mirzani: Aku Nggak Ngurus Suneo
-
Nikita Mirzani Tuduh JPU Karang Cerita Fiktif, Tak Merasa Suruh Mail Ancam dan Peras Reza Gladys
-
Disentil Jaksa Tukang Akting, Nikita Mirzani: Saya Artisnya, Kenapa Anda yang Bersandiwara?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian