-
Nikita Mirzani membantah tudingan JPU bahwa dirinya berakting dan membangun narasi fiktif, justru menuduh jaksa yang berakting dan membuat drama di sidang.
-
Ia menegaskan tidak ada bukti atau fakta yang mendukung tuduhan kesepakatan pemerasan lewat telepon, bahkan ahli forensik menyatakan isi percakapan tidak bisa diekstraksi.
-
Nikita menyindir jaksa seolah ingin menjadi artis, dan menyimpulkan bahwa yang sebenarnya melakukan “akting” dalam kasus ini adalah pihak JPU.
Suara.com - Nikita Mirzani memberikan serangan balik yang menohok kepada jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang pembacaan duplik kasus pemerasan dan TPPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 23 Oktober 2025.
Ini adalah respons keras sang artis setelah JPU dalam repliknya menyebut ibu tiga anak itu hanya melakukan akting dan membangun narasi fiktif.
Dengan lantang, Nikita justru menuduh jaksa sebagai pihak yang sebenarnya sedang berakting dan membuat drama di ruang sidang.
"Bahwa yang suka akting, membuat drama, dan suka membangun narasi fiktif dalam persidangan ini adalah jaksa," ujarnya.
Menurut Nikita, tuduhan jaksa mengenai adanya kesepakatan pemerasan dalam sebuah panggilan telepon adalah karangan fiktif.
Sebab, tuduhan tersebut tidak pernah didukung oleh fakta maupun bukti yang terungkap selama proses persidangan.
"Karena dalam persidangan ini, tidak pernah ada fakta mengenai isi percakapan di telepon bertiga antara saya dengan Dokter Oky Pratama dan Ismail Marzuki, melakukan kesepakatan untuk mengancam dan memeras Reza Gladys," lanjutnya.
Nikita kemudian menyindir statusnya sebagai seorang artis, yang seolah ingin ditiru oleh jaksa penuntut umum.
Ia mempertanyakan mengapa jaksa yang justru bersandiwara dengan menyimpulkan isi percakapan telepon tanpa bukti apa pun.
Baca Juga: Jaksa Patahkan Pembelaan Nikita Mirzani, Sebut Sang Artis Tak Kompeten Bicara Kesehatan Kulit
"Bahwa, yang artis kan saya, tapi kenapa jaksa penuntut umum yang melakukan akting, seolah-olah menyimpulkan dalam panggilan telepon bertiga antara saya dan Dokter Oky Pratama dan Ismail Marzuki telah melakukan kesepakatan untuk melakukan pengancaman dan pemerasan terhadap Reza Gladys," tutur Nikita.
Padahal, saksi ahli yang dihadirkan oleh jaksa sendiri telah menyatakan bahwa isi percakapan telepon tidak bisa diekstraksi atau diketahui.
"Berdasarkan keterangan ahli digital forensik yang diajukan sendiri oleh jaksa di muka persidangan ini, terhadap panggilan telepon tidak bisa dilakukan ekstraksi sehingga tidak diketahui isi percakapannya," papar Nikita.
Ia bahkan melemparkan pertanyaan satire, apakah jaksa memiliki keinginan untuk menjadi seorang artis.
"Apakah jaksa penuntut umum ingin menjadi artis juga? Kalau mau menjadi artis, belajar dulu yang benar supaya tidak mencantumkan fakta-fakta yang manipulatif," cibir Nikita.
Pada akhirnya, ia menyimpulkan bahwa tudingan 'tukang akting' lebih pantas disematkan kepada JPU yang telah menyajikan fakta manipulatif.
"Bahwa dengan demikian, terbukti yang melakukan akting dan drama dengan menyampaikan narasi-narasi fiktif dalam persidangan ini adalah jaksa penuntut umum. Karena jaksa penuntut umum mencantumkan fakta yang tidak pernah terungkap di persidangan, dan tidak didukung dengan alat bukti lainnya," tandas Nikita.
Berita Terkait
-
Serangan Balik Nikita Mirzani di Sidang, Sebut Jaksa Pakai Ilmu Dukun dan Sulap
-
Jelang Vonis Kasus Pemerasan, Nikita Mirzani Sesumbar 100 Persen Bebas
-
Richard Lee Colek Menko Yusril, Beberkan Bukti Valid Nikita Mirzani Aktif Main HP di Rutan
-
Dari Jam Tangan Hingga Kalung Berlian, 9 Fashion Item Nikita Mirzani Saat Sidang Nilainya Miliaran
-
Nikita Mirzani: Jaksa Gue Berkasus Semua!
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
2 Minggu Dirawat karena Serangan Jantung, Begini Kondisi Bolot Menurut Kerabat
-
Lastri: Arwah Kembang Desa Jadi Persembahan Terakhir Gary Iskak untuk Film Horor Indonesia
-
Kronologi Bolot Dilarikan ke Rumah Sakit: Ternyata Kondisi Sudah Gawat tapi Tak Dirasa
-
John Wich: Chapter 4, Misi Keanu Reeves Hancurkan The High Table, Malam Ini di Trans TV
-
Dokumenter Rachel Nickell: Skandal Salah Tangkap Paling Kontroversial di Inggris, Baru di Netflix
-
Poster dan Trailer Resmi Dirilis, Bayang-Bayang Arwah Lastri Siap Tebar Teror Mulai 16 Juli 2026
-
Steven Spielberg Kembali dengan 'Disclosure Day': Misteri Alien yang Lebih dari Sekadar Fiksi
-
Terseret Kasus Hanania Travel, Praz Teguh: Kami Bayar Rp958 Juta!
-
Sinopsis Valerian and The City of A Thousand Planets, Tayang Malam Ini di Trans TV
-
Kena Serangan Jantung, Haji Bolot Sudah 2 Minggu Dirawat di Rumah Sakit