-
D’Masiv akan menggelar tur konser empat kota bertajuk “Harmony for Tomorrow” sebagai perayaan 23 tahun berkarya.
-
Konser ini berdurasi dua jam lebih dengan 22–24 lagu, termasuk lagu baru dan karya lama yang jarang dibawakan.
-
Persiapan dilakukan matang, mencakup aransemen baru dan standar teknis yang lebih tinggi untuk pengalaman konser yang berbeda.
Suara.com - Grup band D'Masiv menjanjikan pengalaman yang jauh berbeda bagi para penggemarnya dalam tur konser empat kota bertajuk "Harmony for Tomorrow".
Tak seperti penampilan reguler di festival musik, konser tunggal ini akan menyajikan pertunjukan dengan durasi lebih panjang dan konsep yang dipersiapkan secara matang.
Vokalis D'Masiv, Rian Ekky Pradipta, memastikan bahwa Massivers (sebutan penggemar D'Masiv) akan disuguhi "malam yang panjang" di setiap kota yang mereka singgahi.
"Kalau reguler kan biasanya kita hanya satu jam, waktunya 45 menit sampai satu jam, berarti delapan sampai 10 lagu. Nah, kalau yang sekarang kan kita konsernya dua jam lebih," ujar Rian D'Masiv saat ditemui di kawasan Cipete, Jakarta Selatan pada Selasa, 28 Oktober 2025.
Dengan durasi yang lebih lama, D'Masiv berencana membawakan sekitar 22 hingga 24 lagu. Hal ini memungkinkan mereka untuk tidak hanya menyanyikan lagu-lagu hits, tetapi juga karya-karya dari album lama yang jarang dibawakan di panggung.
"Pastinya kita akan bawain lagu baru yang kita rilis secara internasional, ditambah dengan lagu-lagu yang jarang kita bawain kalau kita manggung reguler," jelasnya.
Selain setlist yang lebih kaya, persiapan teknis untuk tur ini juga akan ditingkatkan. Rian mengungkapkan bahwa riders atau daftar permintaan teknis dan non-teknis D'Masiv untuk tur ini akan sedikit berbeda dari biasanya, menyesuaikan dengan skala konser yang lebih besar.
"Pastinya treatment-nya lebih, agak lebih di atas standar. Karena kita membawakan lagu-lagu yang banyak, terus effort-nya juga lebih besar ya," kata Rian.
Sang vokalis menambahkan, persiapan yang panjang meliputi latihan intensif hingga pembuatan aransemen musik yang berbeda untuk beberapa lagu, demi memberikan sentuhan segar bagi penonton.
Baca Juga: Tampil Tegar di Tengah Proses Cerai, Raisa Pamer Senyum Merekah di Konser Babyface
"Ada aransemen-aransemen yang memang beda dari yang biasanya," imbuhnya.
Tur "Harmony for Tomorrow" akan digelar di empat kota besar, yaitu Medan (11 April 2026), Bandung (25 April 2026), Makassar (9 Mei 2026), dan Surabaya (23 Mei 2026), menandai momen spesial perayaan 23 tahun D'Masiv berkarya.
Berita Terkait
-
D'Masiv Umumkan Era Baru, Resmi Jadi Band Indie dan Siap Rilis Album Internasional
-
D'Masiv Umumkan Era Baru: Rilis Album Berbahasa Inggris dan Tur Konser di 4 Kota
-
Antara Suara Bakal Gelar Konser Musisi Legend hingga Gen Z di Indonesia Tahun 2026
-
Bakal Ada Konser Tunggal Penyanyi Indonesia di Malaysia dan Singapura, Pop hingga Melayu
-
Saranghaeyo Indonesia 2025 Resmi Ditunda, Promotor Beberkan Alasannya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Peran Dul Jaelani dalam Hubungan El Rumi-Syifa Hadju Baru Terungkap, Sederhana tapi Manis Banget
-
Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini
-
Sebelum Viral Seperti Sekarang, Taksi Hijau Sudah Lama Ditolak di Surabaya
-
Teori Ilmiah Alumni ITB, Kaitan Mobil Mogok di Rel dan Kecelakaan KRL Bekasi
-
Usulan Pindah Gerbong Wanita, Menteri PPPA Arifah Fauzi Banjir Kritik: Nyawa Laki-Laki Lebih Murah?
-
Viral Lewat Lagu Die on This Hill, Sienna Spiro Gebrak Panggung The Icon Indonesia Malam Ini
-
Habib Jafar Sebut Korban Kecelakaan KRL Bekasi Mati Syahid
-
Ada Sisi Humanis Hantu Tanpa Kepala di Film The Bell Panggilan untuk Mati
-
Sinopsis Film Verity, Kolaborasi Panas Anne Hathaway dan Dakota Johnson
-
Sinopsis The Generals: Film Politik Korea Bakal Tayang di Netflix, Dibintangi Ji Chang Wook