-
Uya Kuya sengaja muncul di publik setelah rumahnya dijarah.
-
Ia ingin membuktikan sentimen publik di dunia nyata versus media sosial.
-
Publik bersimpati, namun Uya Kuya mengaku masih merasakan trauma psikis.
Suara.com - Uya Kuya kembali bercerita soal penjarahan yang terjadi di rumahnya pada 30 Agustus 2025.
Ia mengatakan, sehari setelah kejadian, suami Astrid Kuya ini memberanikan diri muncul di publik.
Tindakan ini, kata Uya Kuya berbeda dengan rekannya seperti Eko Patrio dan Ahmad Sahroni yang rumahnya juga ikut dijarah.
"Setelah penjarahan, di mana yang lain enggak keluar, saya dan Astrid memutuskan buat kita tetap bersosialisasi keluar," kata Uya Kuya dalam program FYP Trans 7 pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Ayah dari Cinta dan Nino Kuya ini menegaskan bahwa ia sama sekali tidak bersembunyi.
Ia sengaja melakukan kegiatan normal seperti makan dan beribadah di tempat umum.
"Enggak sembunyi. Kita sudah jalan, udah salat di luar, udah makan di luar," tegasnya.
Uya Kuya bercerita lebih detail bahwa dirinya ke masjid bersama Astrid Kuya.
Setelahnya, mereka makan es krim bersama pengusaha Jusuf Hamka.
Baca Juga: Pimpinan DPR Sudah Terima Surat, MKD Bakal Gelar Sidang Bahas Nasib Ahmad Sahroni hingga Uya Kuya?
"Selesai dari masjid, ketemu Pak Jusuf Hamka, habis itu kita ke makan es krim di Pasar Baru tuh.
Uya Kuya memiliki alasan melakukan hal tersebut.
Ia mau membuktikan apakah orang-orang memang membencinya.
"Ingin membuktikan bahwa sebetulnya apa yang di sosial media itu sama enggak sih dengan realita yang di luar gitu," ucapnya.
Ternyata, orang-orang ikut bersimpati terhadap apa yang menimpa Uya Kuya dan keluarga.
Tapi, walaupun terlihat kuat dan bahkan berani keluar rumah, Uya Kuya tak menampik memiliki rasa trauma.
"Trauma itu ada waktu seminggu setelah kejadian. Traumanya, lebih ke dalam ya, psikis," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ungkap Kronologi Detail, Uya Kuya Selamatkan Mertua Beberapa Menit Sebelum Rumahnya Dijarah
-
Uya Kuya Ternyata Sudah Punya Firasat Beberapa Jam Sebelum Rumahnya Dijarah
-
Nasib Sahroni-Nafa Urbach hingga Uya Kuya di Ujung Tanduk, MKD DPR Resmi Gelar Sidang
-
MKD DPR Gelar Sidang Awal Polemik Sahroni hingga Uya Kuya Hari Ini, Tentukan Jadwal Pemanggilan
-
Kapan Sahroni hingga Uya Kuya Disidang? Dasco: Rabu 29 Oktober
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kurir Sabu Berkedok Kondektur Bus Ditangkap, Barang Bukti Disembunyikan di Botol Permen
-
Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital
-
Kronologi Kakek 70 Tahun Tewas Saat Kencan di Hotel Parangtritis
-
Kapan TKA SMA 2026 Dilaksanakan? Simak Jadwal dan Ketentuan Resminya
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Update Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2026: Seri Galaxy A, S, hingga Z
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness