Perang Dunia II sering menjadi sumber inspirasi tak berujung bagi sineas karena skala konfliknya luar biasa besar dan penuh drama.
Tapi karena benar terjadi dan meninggalkan dokumentasi sejarah film-film bertema Perang Dunia II kerap menjadi sasaran kritik sejarawan.
Tak jarang ada pula film yang dinilai mengorbankan akurasi demi efek dramatis atau kebutuhan sinematik.
Berikut deretan film Perang Dunia II yang dikritik sejarawan dan disebut tak sesuai fakta sejarah.
1. Dunkirk (2017)
Suara.com - Walaupun dipuji, film ini menggambarkan pantai Dunkirk terlalu tenang dan bersih.
Faktanya, area itu penuh kendaraan hancur dan kepanikan.
Film ini pun dinilai lebih menonjolkan pengalaman ketimbang detail sejarah.
2. Darkest Hour (2017)
Baca Juga: Siapa Aktor Pemeran Prabowo di Film Timur? Ini Profil Lengkap Jabal Nur
Adegan Churchill naik kereta bawah tanah dan meminta pendapat rakyat dianggap dramatisasi belaka.
Pasalnya karena tidak ada bukti historis kuat bahwa peristiwa itu benar terjadi.
3. The Imitation Game (2014)
Ketidakakuratan film ini terletak pada Alan Turing digambarkan bekerja sendirian.
Padahal pemecahan Enigma adalah hasil kerja tim besar yang dipelopori Polandia dan Bletchley Park.
Film juga membuat dramatisasi hubungan antar tokoh yang tidak sesuai kenyataan.
4. Red Tails (2012)
Tuskegee Airmen yang terkenal disiplin justru digambarkan dengan stereotip rasis, seperti mabuk-mabukan dan bercanda saat bertugas.
Film juga menggambarkan seolah mereka tidak pernah kehilangan pesawat pengebom.
Padahal catatan sejarah menunjukkan sekitar 25 pesawat hilang dan 66 pilot gugur.
5. Inglourious Basterds (2009)
Meskipun bergaya fantasi, beberapa penampilan karakter Nazi dianggap terlalu karikatural.
Selain itu adegan interogasi petani Prancis dinilai tidak realistis.
Namun, unsur seperti Operasi Greenup tetap akurat dan berdasarkan kisah nyata.
6. Windtalkers (2002)
Film ini menggambarkan pengawal penutur kode Navajo diperintahkan membunuh mereka jika tertangkap.
Ini adalah salah kaprah, sebab pengawal bertugas melindungi, bukan menghabisi mereka.
Film juga lebih fokus pada aksi ketimbang sejarah.
7. Enemy at the Gates (2001)
Walaupun terinspirasi kisah penembak jitu Vasily Zaytsev, film memperbesar peran Nikita Khrushchev dan menggunakan detail yang tidak tepat.
Salah satunya seperti pesawat pengebom yang terbang terlalu rendah serta seragam yang tidak sesuai.
Namun, adegan penyeberangan Sungai Volga masih berangkat dari kesaksian nyata
8. Pearl Harbor (2001)
Sejarawan menilai film ini sarat kesalahan: pesawat Jepang yang muncul memakai teknologi 1950-an, warna pesawat tidak autentik.
Ada pula adegan USS Arizona Memorial yang sebenarnya baru dibangun era 1960-an.
Film juga memasukkan drama fiktif yang menenggelamkan akurasi sejarah.
9. Saving Private Ryan (1998)
Meski terkenal akurat secara emosional, sejumlah sejarawan menilai adegan pendaratan Normandia digambarkan salah.
Pantai dibuat terlalu kecil, rintangan anti-pendaratan dipasang ke arah laut, dan senapan mesin ditembak terus-menerus padahal laras aslinya cepat panas.
Film juga menggambarkan tentara Jerman sebagai pasukan pasif serta menunjukkan tank Sekutu yang datang dengan urutan yang tidak tepat.
10. Battle of the Bulge (1965)
Sejarawan John McManus menyebut film ini kacau dari sisi sejarah.
Tank yang digunakan adalah model pascaperang, formasi tank tampil linear dan tidak realistis.
Belum lagi Hutan Ardennes digambarkan terlalu jarang serta bersalju padahal kondisi aslinya jauh berbeda.
Itulah tadi film Perang Dunia II yang dikritik oleh sejarawan karena tidak akuratnya informasi yang disampaikan dalam alur cerita.
Bagaimana menurutmu?
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Review Agak Laen: Menyala Pantiku! Komedi Mahal dengan Naskah yang Solid
-
Cara Dapat Diskon 20 Persen Nonton Film Konser Enhypen
-
MAXStream Studios Gelar Kompetisi Film Pendek SISI, Tiga Karya Terbaik Tayang di JAFF
-
4 Film Indonesia Bertema Hukum, Ozora Diadaptasi dari Kisah Nyata
-
8 Rekomendasi Film Netflix Terbaik Tayang Desember, Troll 2 hingga Titanic
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Viral Ibu-Ibu Salat di Lorong Kereta dengan Menggelar Sajadah, Tuai Pro Kontra
-
Daehoon Jawab Komentar Miring Sebut Tak Becus Urus Anak-anaknya
-
Semua Pegang Ponsel dan Ngonten, 3 Sahabat Lula Lahfah Ini Paling Dianggap Tulus di Acara 40 Hari
-
Baby Muhammad di Rumah Raffi dan Nagita: Anak Angkat Baru atau Hanya Titipan Ramadan?
-
Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka! Nabilah O'Brien Dituntut Rp1 M Karena Bela Restoran Sendiri
-
Pria Ini Kaget Tukar Uang di Iran sampai Takut Dirampok
-
Viral Warga Irak Temukan Drone AS yang Gagal Meledak Mirip Punya Iran: Liciknya Amerika
-
Terharu di Depan Kabah, Nathalie Holscher: Aku Banyak Dosa
-
Rafathar Pergoki Pasangan Gay Ciuman, Teguran Nagita Slavina Tuai Pro Kontra
-
Sinopsis The Bride! Kisah Frankenstein Mencari Cinta