- Dokter Detektif (Doktif) merasa kecewa karena Richard Lee tidak ditahan dan menyindir alasan sakit tersebut sebagai tindakan "pengecut".
- Doktif menegaskan tidak sudi melakukan "barter" kasus atau berdamai, meski keduanya saat ini sama-sama berstatus sebagai tersangka di instansi berbeda.
- Doktif menyatakan bahwa langkah hukumnya murni untuk menghentikan praktik bisnis yang dianggap merugikan masyarakat, bukan karena motif uang.
Suara.com - Drama hukum antara Dokter Detektif alias Doktif dan Richard Lee kian memanas.
Meski pemeriksaan polisi terhadap Richard Lee telah dihentikan sejak pukul 22.00 WIB karena alasan kesehatan, Doktif terpantau setia menunggu di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya hingga Kamis, 8 Januari 2026 dini hari pukul 02.00 WIB.
Kehadiran Doktif hingga larut malam bukan tanpa alasan. Dia berharap rivalnya tersebut keluar mengenakan baju tahanan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen.
Sindir Alasan Sakit dan Sebut Pengecut
Menanggapi kabar Richard Lee yang sakit di tengah pemeriksaan, Doktif melontarkan sindiran pedas.
Dia menduga kondisi tersebut hanyalah alasan untuk menghindari konfrontasi atau menunda proses hukum.
Doktif bahkan sempat menawarkan diri kepada penyidik untuk memeriksa kondisi kesehatan Richard Lee secara langsung.
"Dugaan Doktif, apakah kamu takut menghadapi Doktif? Atau Doktif dengar kamu sakit diare di dalam? Jadi kalau kamu sakit diare, Doktif harapkan kamu segera sembuh. Tetapi kalau takut menghadapi Doktif, jangan bersikap pengecut," kata Doktif kepada awak media.
"Tadi Doktif sempat bilang sama penyidik di dalam, 'Kalau misalnya dia membutuhkan dokter, Doktif bisa melakukan pemeriksaan ke dia sebagai second opinion.' Penyidiknya cuma ketawa aja," tambahnya.
Baca Juga: Richard Lee Dipulangkan Polisi Tengah Malam, Kondisi Kesehatan Menurun
Tolak Mentah-Mentah Opsi "Barter" Kasus
Dalam kesempatan tersebut, Doktif menegaskan posisinya menolak segala bentuk perdamaian, termasuk wacana saling cabut laporan.
Diketahui, saat ini keduanya sama-sama berstatus tersangka di instansi berbeda; Richard Lee di Polda Metro Jaya dan Doktif di Polres Jakarta Selatan terkait UU ITE.
Doktif mengaku sempat ditanya oleh kuasa hukumnya mengenai kemungkinan damai dengan cara mencabut laporan di Polda Metro Jaya agar Richard Lee mencabut laporan di Jakarta Selatan.
"Langsung jawaban Doktif, 'Ora Sudi.' Maaf Bang Jefry, ora sudi. Yang Doktif hadapi ini adalah 'anak dajjal'. Jadi penyelesaiannya pun tidak semudah itu," tegasnya dengan nada tinggi.
Bukan Masalah Uang
Perempuan yang identik dengan topengnya ini menekankan bahwa langkah hukum yang dia tempuh bukan didasari motif uang, melainkan keresahan atas praktik bisnis yang dinilai merugikan masyarakat dan mencoreng profesi dokter.
"Doktif muncul sudah jengah dengan kelakuan kalian. Kelakuan menggunakan nama dokter padahal hanya ingin mengeruk kekayaan masyarakat... Hentikan itu! Sudah jelek nama dokter di Indonesia gara-gara kelakuan kamu," ucap Doktif.
Menutup keterangannya, Doktif menantang Richard Lee kooperatif agar bisa melakukan pembuktian secara transparan di pengadilan.
"Jangan disamakan Doktif dengan orang lain. Doktif hidupnya sudah nyaman. Doktif berharap kamu akan ditahan untuk next panggilan berikutnya. Jalani saja prosesnya karena ini akan diawasi oleh masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
dr Richard Lee Blak-blakan soal Tawarkan Uang Damai Miliaran Rupiah ke Doktif
-
Richard Lee Tak Ditahan Meski Tersangka, Polda Metro: Berkas Segera Dilimpahkan ke JPU
-
Dipulangkan Meski Berstatus Tersangka, Richard Lee Dikenakan Wajib Lapor
-
Doktif Unboxing Produk Richard Lee yang Masih Beredar Padahal Ditarik BPOM
-
Doktif Kepo Urusan Salat Richard Lee, Sampai Tunggu di Musala Polda Metro
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Syuting Film Terbaru Joko Anwar di Penjara, Tora Sudiro: Karena Gue Berpengalaman?
-
Jejak Spiritual Sinead OConnor: Tukang Protes Gereja hingga Masuk Islam
-
Puasa Sendirian di Tengah Badai Perceraian, Insanul Fahmi Tak Mau Menyerah Rujuk dari Mawa
-
Nia Ramadhani Mendadak Harus Operasi, Sakit Apa?
-
Komentari Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Sabrina Chairunnisa Ingatkan Bahaya Pamer di Medsos
-
Berat Badan Naik Drastis, Tina Toon Sempat Tak Percaya Diri Sampai Pilih Rahasiakan Kehamilan
-
Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR
-
Habib Ja'far dan Coki Pardede Akhirnya Reuni, Kasus Onad jadi Titik Balik
-
Undangan Bocor, Virgoun Dikabarkan Menikah dengan Lindi Kamis Pekan Ini
-
Jadi 'Tokek' di Ghost in the Cell, Aming Bakal Pamer Lekukan Tubuh Eksotis: Karakter Paling Unyu