Entertainment / Film
Selasa, 20 Januari 2026 | 08:00 WIB
Film Produksi Sinemaku Pictures sebelum Prilly Latuconsina Hengkang (Instagram/@prillylatuconsina96)

3. Temurun

Film Temurun Produksi Sinemaku Pictures

Inarah Syarafina dipercaya menyutradarai film horor pertama Sinemaku Pictures bertajuk Temurun.

Dibintangi Yasamin Jasem dan Bryan Domani, Temurun berkisah tentang Dewi dan Sena yang menerima warisan misterius ketika orang tua mereka meninggal.

Warisan tersebut rupanya sebuah kutukan dan praktik pesugihan yang membawa teror mistis.

Saat tayang di bioskop, Temurun hanya disaksikan 263 ribu penonton. Kini Temurun dapat ditonton ulang melalui Netflix.

4. All Access To Rossa 25 Shining Years

Film All Access To Rossa 25 Shining Years Produksi Sinemaku Pictures

Film All Access To Rossa 25 Shining Years pun hanya disaksikan 64 ribu penonton bioskop.

Kini tayang di Netflix, perjalanan karier Rossa selama 25 tahun dikemas dengan baik dalan sebuah film dokumenter oleh Ani Ema Susanti.

Irwan Mussry suami Maia Estianty pun menjadi salah satu produser film berdurasi 90 menit tersebut.

Baca Juga: The Equalizer: Aksi Brutal Denzel Washington Lawan Sindikat Germo Rusia, Malam Ini di Trans TV

5. Bolehkah Sekali Saja Kumenangis

Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis Produksi Sinemaku Pictures

Kembali dibintangi Prilly Latuconsina, film Bolehkan Sekali Saja Kumenangis meraih 1,1 juta penonton saat tayang di bioskop pada 2024.

Namun kali ini Prilly Latuconsina diarahkan oleh Reka Wijaya dan menjadi lawan main Dikta Wicaksono.

Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis mengungkap perjalanan Tari menyembuhkan lukanya sebagai anak yang tumbuh di lingkungan pelaku KDRT.

Grup support kesehatan mental lantas mempertemukan Tari dengan Baskara yang mengalami trauma serupa. Tayang di Netflix.

6. Perayaan Mati Rasa

Load More