- Proyek musik alternatif Serdadu Sam, digawangi Kenny, meluncurkan album audio-naratif berjudul Kronik berisi 13 trek emosional.
- Album Kronik mencakup reinterpretasi lagu Harry Roesli "Setengah Tiang" serta lagu panjang tentang konflik Gaza berjudul "Kalibut."
- Proses kreatif Kronik dimulai sejak 2021, melibatkan kolaborator ternama seperti Mondo Gascaro dan Moscow Metropolitan Session Orchestra.
Suara.com - Setelah mencuri perhatian lewat rentetan karya seperti "Kami adalah Badai" hingga reinterpretasi berani atas karya klasik Harry Roesli, Serdadu Sam kembali menggebrak.
Kali ini, proyek musik alternatif ini meluncurkan album penuh bertajuk Kronik, sebuah karya audio-naratif yang tidak hanya sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah catatan emosional yang mendalam.
Dalam Kronik, Serdadu Sam, proyek musikal yang digawangi oleh Kenny, memilih jalan yang tidak biasa.
Ia menanggalkan pola album konvensional dan menggantinya dengan 13 trek yang dirangkai layaknya bab-bab dalam sebuah buku kehidupan.
Di dalamnya, pendengar diajak menyelami spektrum emosi manusia: mulai dari ambisi, ketamakan, kegagalan, hingga titik balik pertobatan dan semangat untuk terus bertahan.
“Kronik adalah dokumentasi batin. Saya tidak sedang membuat album komersial," kata Kenny dalam pernyataan resmi.
"Saya sedang menulis catatan untuk dipahami oleh siapa pun yang pernah merasa lelah, tidak berdaya dihantam kerasnya kehidupan, namun tetap harus berjuang," ujarnya menyambung.
Proses kreatif Kronik sejatinya telah dimulai sejak 2021, berangkat dari observasi tajam dan pengalaman pribadi Kenny.
Salah satu keberanian yang ditunjukkan dalam album ini adalah pengabaian terhadap aturan durasi industri musik modern.
Baca Juga: Bangkitkan Gairah Musik Anak, Iva Deivanna Tuai Pujian Lewat Single Sisa Waktu Senja
Tengok saja lagu berjudul "Kalibut". Sebuah nomor progressive rock yang memotret konflik di Gaza ini berdurasi lebih dari 12 menit.
Bagi Kenny, durasi bukanlah batasan. "Cerita sebuah lagu selesai saat ia memang selesai, bukan saat timer berhenti," imbuhnya.
Salah satu highlight utama dalam album ini adalah "Setengah Tiang", karya maestro legendaris Harry Roesli yang dihidupkan kembali.
Dengan restu keluarga almarhum, Serdadu Sam memberikan sentuhan brass dan emosi kontemporer tanpa menghilangkan nyawa aslinya.
Ini bukan sekadar cover, melainkan sebuah "dialog" antar-generasi.
Selain itu, ada pula lagu "Agrippina" yang sebelumnya sempat masuk nominasi AMI Awards 2022.
Berita Terkait
-
Bangkitkan Gairah Musik Anak, Iva Deivanna Tuai Pujian Lewat Single Sisa Waktu Senja
-
LMKN Buka Suara Usai Dilaporkan ke KPK soal Dana Royalti Rp14 Miliar
-
LMKN Salurkan Rp151,8 Miliar Royalti ke Musisi, Puluhan Miliar Rupiah Masih Tak Bertuan
-
Peluncuran FolagoPro sebagai Promotor Konser, Umumkan "An Evening with Brian McKnight" di Jakarta
-
Ultraverse Festival 2026 Hadirkan 12 Musisi di 3 Panggung dengan Dukungan XL Ultra 5G+
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Al Ghazali, Marion Jola hingga Raffi Ahmad Kenang Vidi Aldiano Sebagai Sosok Spesial
-
Raisa Jadi Saksi Besarnya Cinta Sheila Dara untuk Vidi Aldiano: Aku Sangat Salut
-
Agnez Mo Berduka atas Kepergian Vidi Aldiano, Kenang Persahabatan yang Jarang Diketahui Publik
-
Makna Baju Biru Para Sahabat di Pemakaman Vidi Aldiano, Bukan Cuma Warna Favorit Almarhum
-
Vidi Aldiano Wafat, Sheila Dara Sebenarnya Lebih Pilih Meninggalkan daripada Ditinggalkan
-
Tangis Anya Geraldine Pecah di Rumah Duka, Kenang Sosok Vidi Aldiano yang Selalu Suportif
-
Meninggal Dunia, Perbedaan Drastis Wajah Vidi Aldiano di Podhub Episode Awal dan Terakhir Disorot
-
Habib Jafar Sebut Wafatnya Vidi Aldiano di Ramadan dan Nuzulul Quran sebagai Tanda Baik
-
Tangis Dewi Gita Pecah Ingat Panggilan Kesayangan Vidi Aldiano: Cuma Dia yang Berani
-
Janji Haji Bareng Vidi Aldiano, Yura Yunita Langsung Terbang dari Madinah Demi Hadiri Pemakaman