Entertainment / Gosip
Kamis, 05 Maret 2026 | 07:00 WIB
Sosok Sabrina Farhana Istri Founder Nussa Rara yang Ramai Dicap Pelakor (instagram)

Suara.com - Nama Sabrina Farhana mendadak jadi sorotan publik setelah dikaitkan dengan isu perselingkuhan yang menyeret Aditya Triantoro.

Isu tersebut mencuat di tengah konflik rumah tangga Aditya yang diungkap ke publik oleh mantan istrinya, Annisa Hadiyanti pada 2025.

Aditya dikenal sebagai kreator utama serial animasi populer Nussa dan Rara yang diproduksi oleh The Little Giantz.

Konflik internal tersebut tidak hanya menyangkut persoalan pribadi, tetapi juga dugaan masalah transparansi keuangan dan royalti perusahaan.

Terbaru, beredar spekulasi bahwa Aditya telah menikah dengan Sabrina Farhana, yang kini diduga adalah selingkuhannya.

Spekulasi muncul setelah foto yang viral memperlihatkan Aditya dan Sabrina berpose bersama dua anak perempuan di sebuah ruangan bernuansa minimalis.

Anak perempuan yang mengenakan busana berbeda diketahui merupakan putri Sabrina dari pernikahan sebelumnya dengan Muchammad Riky A.W.

Sementara bayi yang digendong Aditya disebut sebagai anak hasil pernikahan Sabrina dengan sang kreator Nussa dan Rara.

Foto yan diduga potret keluarga tersebut diambil saat momen Lebaran Idul Adha tahun 2025.

Baca Juga: Profil Aditya Triantoro, Kreator Nussa Rara Pecat Mantan Istri dan Terseret Skandal Pribadi

Selain itu, Sabrina juga pernah membagikan momen kebersamaannya dengan Aditya yang diambil pada 2023.

Profil Sabrina Farhana

Sosok Sabrina Farhana Istri Founder Nussa Rara yang Ramai Dicap Pelakor (instagram)

Terlepas dari polemik rumah tangga yang menyeret namanya, Sabrina dikenal sebagai CEO dan Founder Mediarumu Digital Agency berbasis Jakarta.

Perempuan kelahiran Jakarta, 24 Januari, itu memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Akuntansi sebelum membangun karier profesionalnya.

Dia sempat bekerja sebagai News Anchor di Metro TV sebelum akhirnya beralih mendalami bidang business development.

Pengalaman internasionalnya termasuk bekerja di Jepang serta melanjutkan kiprah profesional di perusahaan asal Jerman.

Dari perjalanan panjang tersebut, dia membangun perusahaan digital agency kreatif dengan sekitar 25 sumber daya manusia.

Load More