- Donny Fattah, bassis pendiri grup rock God Bless, meninggal dunia di RS Fatmawati pada Sabtu, 7 Maret 2026.
- Ia dikenal sebagai pilar utama God Bless sejak awal berdiri pada 5 Mei 1973 di Taman Ismail Marzuki.
- Donny merupakan pencipta lagu sukses seperti "Semut Hitam" dan mahir dalam berbagai teknik improvisasi bass.
Suara.com - Indonesia telah kehilangan salah satu musisi terbaiknya, Donny Fattah bassis God Bless yang meninggal dunia di RS Fatmawati, Sabtu (7/3/2026).
Informasi mengenai meninggalnya Donny disampaikan sang putra, Iman Fattah kepada sejumlah media.
"Innalillahi wa innalillahi raju'un, bapak saya, Donny Fattah, telah meninggalkan kita semua," tulis Iman Fattah dalam pesan singkatnya.
"Mohon doanya ya," tutur Iman.
Donny Fattah memiliki nama lengkap Jidon Patta Onda Gagola. Ia lahir di Manado pada 24 September 1949.
Almarhum dikenal sebagai pilar utama sekaligus pendiri grup rock raksasa, God Bless, bersama sang vokalis Achmad Albar.
Perjalanan karier musiknya yang gemilang bermula ketika ia mulai menggebrak panggung rock di Lemans Pub.
Kala itu, Donny bersama rekan-rekannya masih menggunakan nama Crazy Wheels. Sebelum akhirnya bertransformasi menjadi sebuah grup legendaris.
Nama God Bless sendiri akhirnya resmi lahir dan menembus panggung prestisius di Taman Ismail Marzuki pada 5 Mei 1973.
Baca Juga: Innalillahi, Donny Fattah Bassist God Bless Meninggal Dunia
Dalam urusan musikalitas, Donny Fattah merupakan sosok pemain bass yang sangat piawai dalam melakukan berbagai teknik improvisasi panggung.
Ia diketahui sangat terinspirasi dari gaya permainan pemain bass top dunia seperti Stanley Clarke hingga Geddy Lee dari band Rush.
Kemampuannya yang mumpuni membuat almarhum berhasil memperkenalkan teknik funky thump yang sempat menjadi tren di masanya.
Gaya ikonik Donny Fattah ini bahkan menjadi kiblat bagi para pemain bass di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Tak hanya jago membetot senar bass, mendiang juga merupakan seorang pencipta lagu yang sangat produktif bagi bandnya.
Sejumlah lagu fenomenal lahir dari tangannya, mulai dari tembang bertajuk "Semut Hitam" hingga lagu populer "Anak Adam".
Berita Terkait
-
Innalillahi, Donny Fattah Bassist God Bless Meninggal Dunia
-
Kronologi Lengkap Meninggalnya Yaya Moektio eks God Bless: Usus Buntu Pecah hingga Komplikasi Parah
-
Dunia Rock Tanah Air Berduka, Mantan Drummer God Bless dan Gong 2000 Yaya Moektio Tutup Usia
-
SUGBK Membara, God Bless dan Judika Buka Laga Indonesia vs China
-
Kembali ke Taman Ismail Marzuki, Ahmad Albar Kenang Konser Perdana God Bless di 1973
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Kenang Sosok Vidi Aldiano, Lyodra Ginting: Kalau Sama Dia Pasti Senyum Terus
-
Bukan Cuma Rocker Sangar, Sang Anak Bongkar Sifat Asli Donny Fattah yang Tak Diketahui Publik
-
Anak Ungkap Penyebab Donny Fattah Meninggal: Autoimun hingga Jantung
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Police Story: Lockdown Malam Ini: Aksi Jackie Chan yang Penuh Ketegangan dan Balas Dendam
-
Vidi Aldiano Meninggal, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda!
-
Sosok yang Humble dan Rendah Hati, Vidi Aldiano Juga Dikenal sebagai 'Duta Kondangan'
-
4 Drakor Terbaru Seo In Guk, Jadi Lawan Main Jisoo BLACKPINK di Boyfriend on Demand
-
'Aku Benci Diriku', Penyesalan Deddy Corbuzier di Hari Wafatnya Vidi Aldiano
-
Obati Kanker, Vidi Aldiano Berobat ke Singapura, Malaysia, hingga Thailand