- Korban mengalami guncangan batin hebat hingga kehilangan kepercayaan kepada tokoh agama dan histeris saat ditemui.
- Akibat pelecehan tersebut, salah satu korban mengaku sempat terpikir untuk murtad karena rasa kecewa yang mendalam.
- Pelaku diduga melecehkan korban dengan berbagai dalih, mulai dari iming-iming beasiswa hingga modus "cek fisik" kesehatan.
Suara.com - Kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang menyeret nama pendakwah Syekh Ahmad Al Misry alias SAM menyisakan luka psikologis mendalam bagi korbannya.
Kebejatan bermodus iming-iming beasiswa hafiz Alquran ke Mesir itu membuat para korban yang mayoritas santri laki-laki di bawah umur mengalami trauma berat, bahkan nyaris keluar dari agama Islam alias murtad
Fakta memilukan ini diungkapkan oleh pelapor utama kasus tersebut, Habib Mahdi Alatas, dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu, 22 April 2026.
Mahdi menuturkan betapa sulitnya mendekati para korban yang mentalnya sudah terlanjur hancur akibat dilecehkan oleh sosok pemuka agama.
Saat menemui salah satu korban di Purbalingga, Mahdi mengaku langsung mendapat penolakan keras. Reputasi tokoh agama di mata korban telah hancur lebur.
"Dia bilang, 'Anda Ustaz? Saya nggak respek sama Anda. Udah nggak usah ngebahas masalah apa pun'. Itu kita ngeyakinin bukan satu dua jam, lima jam saya yakinin sampai tengah malam baru dia mau bercerita," kata Mahdi Alatas kepada awak media.
Kondisi yang lebih miris terjadi pada korban di wilayah Bogor. Mahdi menceritakan bahwa korban tersebut berteriak histeris saat pertama kali ditemui.
Tindakan asusila berkedok "cek fisik" dan pelecehan yang dialaminya memicu guncangan batin yang luar biasa.
Baca Juga: Bongkar Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry, Pelapor Ngaku Diintimidasi Jenderal
"Dia histeris ngelihat saya. Bahkan dia bilang, 'Saya tuh sudah nggak percaya sama Ustaz. Bahkan saya tuh sudah berpikir untuk murtad!'" beber pengasuh pondok pesantren tersebut menirukan jeritan sang korban.
Bukan cuma santri di bawah umur, korban dewasa pun tak luput dari manipulasi dan trauma. Mahdi membeberkan kisah seorang korban berusia 24 tahun yang datang menangis memeluk pelaku untuk meminta restu menikah.
Alih-alih diberi wejangan moral, korban justru dibawa ke kamar dan alat vitalnya dilecehkan dengan dalih pemeriksaan agar tidak menzalimi sang calon istri.
Melihat hancurnya mental dan masa depan para santri tersebut, Mahdi menegaskan komitmennya untuk tak mundur selangkah pun dalam mengawal proses hukum, meskipun harus berhadapan dengan nama besar terlapor.
"Saya tidak kenal sama si korban siapa dan sebagainya, tapi tanggung jawab moral saya sebagai manusia terhadap anak-anak bangsa, saya harus belain. Enggak mungkin si korban yang usianya 15 tahun itu menghadapi orang sehebat dia," kata Mahdi.
Berita Terkait
-
Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal
-
Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Review Film Warkop DKI: Viralin DooOong, Penampilan Memuaskan Desta hingga Kejutan Asri Welas Cs
-
Rupiah Tembus Rp18 Ribu dan IHSG Anjlok, Denny Sumargo Curhat Lewat AI
-
Viral Istri Maling Motor Histeris Suaminya Ditembak Mati Polisi
-
Orang Utan Kalimantan Jennifer dan Hayato 'Menikah', Resepsi Unik Digelar di Jepang
-
Jordi Onsu Kini Menolak Bela Sarwendah, Netizen Heboh: Cari Aman Yah?
-
Raisa Tahan Tangis Kenang Mendiang Ibu di Konser Semalam: Ketidakhadirannya Terasa Nyaring Buat Aku
-
Idgitaf Klarifikasi Arti Nama Panggungnya, Ternyata Singkatan Digital Forensik
-
Film Warkop DKI Terbaru Hadirkan Sisi Tak Terduga Marsha Timothy, Asri Welas hingga Indy Barends
-
Sarwendah Gelar Ultah Thalia dan Thania Saat Ruben Onsu Syuting Brownis, Disengaja?
-
Raisa Sukses Gelar Konser Love & Let Go di JICC, Tampil Memukau dengan Konsep Teatrikal 4 Babak