Entertainment / Gosip
Rabu, 11 Maret 2026 | 08:38 WIB
Ilustrasi perang - Perang Israel vs Iran. (Gemini)

Suara.com - Media sosial kembali diguncang oleh sebuah unggahan yang memicu perdebatan luas di kalangan netizen Indonesia.

Sebuah narasi mengejutkan muncul dari seorang perempuan yang mengklaim memiliki informasi valid mengenai situasi di dalam Israel yang disebut-sebut telah mengalami kehancuran hebat.

Informasi ini menjadi viral setelah dibagikan ulang oleh tokoh agama terkemuka, memberikan dimensi baru pada narasi konflik yang selama ini beredar di media internasional.

Kabar ini pertama kali mencuat saat seorang Ulama Nusantara bernama Luthfi Bashori asal Singosari Malang mengunggah komentar netizen yang memberikan kesaksian tentang kehancuran Israel.

Melalui platform digital, sang ulama membagikan tangkapan layar yang berisi pengakuan emosional tersebut kepada para pengikutnya.

Dalam unggahan tersebut, dia menyematkan keterangan singkat namun padat yang menarik perhatian ribuan pasang mata.

"Kondisi hancurnya Israel menurut netizen," tulisnya sebagai caption postingan di akunnya luthfibashori_malang pada Senin, 9 Maret 2026.

Kesaksian utama datang dari seorang pengguna media sosial bernama Ndha, yang mengaku mendapatkan informasi langsung dari atasannya yang berkebangsaan Inggris.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?

Menurut Ndha, situasi di lapangan jauh lebih mencekam daripada yang terlihat di layar kaca.

"Boss saya orang inggris sekarang lagi terjebak di tel Aviv..dia mengatakan langsung pada saya,sekarang tel Aviv sudah hancur benar-benar hancur," tulisnya.

Pengakuan ini sontak mengejutkan publik, mengingat Tel Aviv sering kali digambarkan sebagai kota yang terlindungi dengan ketat.

Lebih lanjut, perempuan tersebut membeberkan bahwa sistem pertahanan udara kebanggaan Israel sudah tidak lagi mampu membendung serangan yang masuk.

Dalam pesannya, dia menyebutkan, "Iron dome sudah tidak berfungsi,Iran menyerang sesuka hati mereka."

Narasi ini menunjukkan adanya kegagalan teknis besar yang selama ini tidak terendus oleh publik global.

Load More