Entertainment / Gosip
Senin, 20 April 2026 | 08:00 WIB
Ustaz Solmed desak Syekh Ahmad Al Misry cepat balik ke Indonesia [Instagram]

Suara.com - Ustaz Solmed secara terbuka meminta agar Syekh Ahmad Almisry segera kembali ke Indonesia terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama pendakwah tersebut.

Suami dari April Jasmine menyampaikan permintaan itu melalui unggahan di media sosial dengan menandai langsung akun yang bersangkutan agar memberikan klarifikasi atas isu yang tengah beredar.

“Antum @ahmad_almisry2 segera balik dah ke Indonesia, jangan biarkan ini menjadi bencana fitnah dikalangan kaum muslimin serta anak bangsa” kata Ustaz Solmed, Minggu, 19 April 2026.

Ia juga menyerukan agar Syekh Ahmad Al Misry yang kini diduga berada di Mesir bisa memberi penjelasan terkait isu yang beredar.

“Datang, ceritakan dan buktikan benar atau tidaknya. Pertanggungjawabkan jika memang kejadian itu benar” lanjutnya.

Tak hanya itu, Ustaz Solmed juga mengingatkan agar Syekh Ahmad Almisry tidak terus menghindar dari persoalan yang tengah dihadapi.

Ia bahkan menyinggung kemungkinan langkah hukum yang bisa diambil jika yang bersangkutan tidak segera kembali.

“Jangan terus lari dan bersembunyi. Hayoo, mau dijemput Interpol atau balik internal kesini?” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ustaz Solmed mengungkap bahwa dirinya turut terdampak oleh kasus ini.

Baca Juga: Siapa Herri Pras? Syekh Ahmad Al Misry Bantah sebagai Gurunya

Syekh Ahmad Al Misry (Instagram/ahmad_almisry2)

Ia mengaku merasa difitnah karena sempat dikaitkan dengan isu tersebut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab hanya karena kesamaan inisial.

“Sebagai catatan: Gara-gara inisial SAM ini nama saya pernah dikaitkan/difitnah oleh akun-akun yang tidak bertanggungjawab (dan saat ini akun–akun tersebut sudah resmi saya laporkan ke Polda Metro Jaya, dengan nomor laporan STTLP/B/2687/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya),” terangnya.

Diketahui bahwa Syekh Ahmad Al Misry telah dilaporkan atas kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis terhadap lima santri laki-laki.

Ustaz Abi Makki selaku perwakilan dari korban mengatakan bahwa modus yang digunakan Syekh Ahmad Al Misry yaitu dengan iming-iming beasiswa ke luar negeri.

"Disampaikan bahwa, mau enggak belajar ke ke Mesir? Ya namanya santri, harapannya pengin lah belajar di Timur Tengah. Ataupun kalau dengan hafiz Quran bersanad, sanad itu ke Rasulullah. Kan ada suatu kebanggaan," cerita Ustaz Abi Makki saat ditemui di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis, 16 April 2026.

Kontributor : Rizka Utami

Load More