Suara.com - Massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2023).
Dalam aksinya mereka menuntut agar Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk memenuhi penyediaan obat bagi penyakit Hepatitis C.
Mereka meminta agar Kementerian Kesehatan menyediakan pengobatan untuk Hepatitis C. Saat ini Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan seharusnya menyediakan 2 obat program untuk mengobati Hepatitis C namun obat tidak selalu tersedia.
Kementerian Kesehatan pun telah mengeluarkan surat pemberitahuan dengan nomor PM.03.02/C.III/2574/2023 yang menginformasikan bahwa kekosongan obat program Daclatasvir terjadi sejak akhir Maret 2023 dan diperkirakan baru akan tersedia Agustus 2023.
Hepatitis Cadalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis C (HCV). Infeksi virus ini dapat mengakibatkan peradangan yang mengganggu fungsi kerja hati, sirosis bahkan kematian. [Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Berita Terkait
-
Natasha Rizki dan Desta Datang Bareng ke Sidang Cerai Perdana, Jadi Rujuk?
-
Pesan Pemain Senior Persija untuk Pemain Muda: Jangan Panggil "Bang" di Lapangan
-
Pakai Setelan Serba Hitam, Desta Melenggang Masuk ke PA Jaksel, Natasha Rizki: Doain Saja ya
-
Perlindungan Jurnalis Makin Mendesak Jelang Pemilu 2024
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Bacakan Pledoi, Kerry Bantah Perintah dan Intervensi Kasus Korupsi Minyak Mentah
-
Tradisi Turun-Temurun Maniliak Bulan Iringi Awal Puasa Jamaah Syattariyah
-
Tindak Lanjut OTT Hakim PN Depok, Ketua Komisi Yudisial Sambangi KPK
-
Telibat Narkoba, Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Dipecat Polri
-
InDrive Resmikan Driver Lounge Pertama di Manado
-
Masjid Istiqlal Dipenuhi Jemaah pada Salat Tarawih Perdana Ramadan 1447 Hijriah
-
Menyusuri Situs Ashabul Khafi, Wisata Sejarah dan Religi di Yordania
-
Jembatan Darurat Penghubung Warga Terisolasi di Nagari Salareh Aia
-
Masjid Negara IKN Siap Gelar Tarawih Perdana