Suara.com - Perusahaan ride-hailing inDrive menyoroti isu tarif, komisi, dan kesejahteraan pengemudi yang menjadi perhatian utama di kawasan Asia Pasifik. Dinamika industri dinilai terus berkembang mengikuti perubahan regulasi, kondisi ekonomi, dan tuntutan ekosistem yang lebih transparan.
Regional Director APAC Mark Tolley menyebut aksi pengemudi di berbagai negara mencerminkan meningkatnya kebutuhan terhadap keadilan dan keseimbangan dalam industri ride-hailing. Persoalan tarif dan komisi disebut bukan hanya terjadi di satu negara.
inDrive menilai setiap pasar memiliki tantangan berbeda, mulai dari regulasi, biaya operasional, hingga tingkat persaingan industri. Karena itu, perusahaan menggabungkan prinsip global seperti transparansi dan keadilan dengan pendekatan lokal di tiap negara.
Untuk menghadapi tekanan biaya operasional dan kenaikan harga bahan bakar, inDrive mengedepankan model negosiasi harga antara pengemudi dan penumpang. Sistem tersebut dinilai lebih fleksibel karena tarif disepakati langsung sesuai kondisi di lapangan.
Di Indonesia, inDrive memperkuat komunikasi dengan komunitas pengemudi melalui berbagai kanal, pertemuan rutin, serta driver lounge di sejumlah kota. Pendekatan itu dilakukan untuk menampung aspirasi dan menjaga hubungan yang lebih terbuka dengan mitra pengemudi.
Selain itu, inDrive terus mengembangkan fitur keamanan aplikasi guna melindungi pengemudi dan penumpang. Perusahaan juga menilai kolaborasi antara pemerintah, industri, dan komunitas pengemudi penting untuk menciptakan ekosistem ride-hailing yang adil dan berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Banjir Dukungan Driver Ojol, Momen Nadiem Makarim Menangis di Pengadilan Jadi Sorotan
-
Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam
-
Perempuan yang Selalu Meminta Diantarkan Pulang
-
Mulai Juni 2026, Potongan Aplikasi Ojol Tak Boleh Lebih dari 8 Persen
-
Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kasus Korupsi K3, Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun dan Denda Rp250 Juta
-
Menelusuri Jejak Perjuangan Buruh di Museum Marsinah
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
-
Tanggul Sungai Silandak Rembes, Jalan di Semarang Ambles Dua Meter
-
Pemerintah Tambah Alutsista Canggih, Rafale hingga Radar GM403 Masuk Arsenal TNI
-
Volume Angkutan Retail KAI Capai 82.129 Ton hingga April 2026
-
Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung
-
Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, Puluhan Pasien Dievakuasi
-
Viral Main Gim dan Merokok Saat Rapat, Achmad Syahri Kena Teguran Keras
-
Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta