Ustaz Yusuf akhirnya memberikan klarifikasi mengenai peristiwa meninggalnya seorang santri remaja berumur 13 tahun akibat dikeroyok di pesantren Darul Quran Lantaburo.
Bocah nahas ini mengembuskan napas terakhir akibat dikeroyok 12 orang teman sebayanya di
pesantren sama.
Ustaz Yusuf Mansur sendiri diketahui pemiliki Pesantren Darul Quran.
Dalam postingan terbarunya di Instagram Story, Ustaz Yusuf Mansur memberikan sanggahan. Dia bilang peristiwa pengeroyokan yang menewaskan nyawa remaja 13 tahun itu tidak terjadi di pesantren miliknya.
"Bukan pesantren kami dan bukan santri kami," tegas Ustaz Yusuf Mansur.
Meski demikina Ustaz Yusuf Mansur ikut merasakan kesedihan atas peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan nyawa hilang ini. Apalagi, terjadi di dalam pesantren dan korbannya merupakan santri.
"Walaupun bukan pesantren sendiri, tapi rasanya kayak satu badan," lanjut Ustaz Yusuf Mansur.
Selanjutnya, ayah Wirda Mansur ini menyampaikan rasa keprihatiannnya yang mendalam.
"Keprihatinan, kepedulian, bantuan, doa-doa kita berikan seberapa yang kita bisa. Dengan izin Allah," lanjutnya.
Baca Juga: Santri Darul Quran Meninggal Dikeroyok, Ustaz Yusuf Mansur Beri Klarifikasi
Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Sabtu (27/8/2022) diduga lantaran korban tidka sopan kepada seniornya.
Korban berinisial RAP sempat dilarikan ke rumah skait terdekat namun nyawanya tidak tertolong dengan luka memar di beberapa bagian tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Intip Harga Daihatsu Gran Max Terbaru, Calon Mobil Sejuta Umat Tembus 900 Ribu Unit
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan