Fresh.suara.com - Hacker Bjorka tampaknya menjawab tantangan netizen Twitter baru-baru ini untuk mengungkap informasi mengenai Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. Informasi yang dibocorkan Bjorka tentang Ferdy Sambo tersebut dirangkai netizen dalam sebuah video.
Diunggah sejak sekitar 15 jam lalu, video ini sudah disukai lebih dari dua ribu like dan dikomentari oleh ratusan netizen. Diberitakan sebelumnya, Bjorka dicurigai netizen merupakan bagian dari pemerintah lantaran melakukan aksinya bersamaan waktunya dengan heboh kasus Ferdy Sambo.
Netizen lantas menantang Bjorka untuk membongkar informasi mengenai Sambo, maupun informasi lain yang bisa membantu menuntaskan kasus ini. Tak berapa lama setelah tantangan tersebut dilancarkan netizen, Bjorka lantas beraksi dan membocorkan informasi terkait Sambo.
Namun, apa yang diumbar Bjorka ke publik dinilai informasi pribadi Ferdy Sambo yang publik sudah tahu. Bjorka dinilai belum menyentuh informasi penting, semisal percakapan aplikasi pesan antara para tersangka pelaku pembunuhan Brigadir J.
Diketahui Bjorka adalah hacker yang sebelumnya membocorkan data pribadi Puan Maharani, Denny Siregar dan Erick Thohir. Sejumlah netizen pun memberikan komentarnya.
"semoga segera terungkap semua kasus Sambo sama ini hacker dan segera diungkap lewat publik semua isi chat wa Sambo," tulis @tetha777
"Salam kenal ...aku suka akun mu ijin share," tulis @Daraini Ani
"Data itu semua rakyat sudah tau, yang rakyat butuh data penting, gimana Sambo bisa menjadi mafia negara dengan bersembunyi dibalik seragam Kapolri,” tulis @Golbalisasi.
"kalo bjorka bisa buka history Wa maka hidup ini jauh lebih muda 90% kejahatan pasti terekam di WA, kumpulkan saja hp tersangka atau orang yang terlibat, bongkar semua chat dan gelar dalam satu meja, maka metrik kebenaran akan terungkap, pertanyaannya Hacker bisa begitu nggak ?" tulis @hardi
Baca Juga: Denise Chariesta 4 Tahun Pacaran dengan Pria Beristri: Saya Tahu Salah...
Berita Terkait
-
Diduga Ada Kode Senyap dalam Kasus Ferdy Sambo, Apa Pula Itu?
-
IPW Endus Upaya Ferdy Sambo Lolos dari Ancaman Hukuman Mati, Ini Gejalanya
-
Isi Laporan Palsu Ibu PC: Brigadir J Raba Paha, Payudara, Alat Vital
-
Terbantahkan! Bukti Ini Patahkan Curhat Seali Syah Sebut Brigjen Hendra Tak Bersalah
-
Kejanggalan di Penampilan Putri Candrawathi Dua Tahun Terakhir, Wartawan Senior Curigai Hal Ini
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal