SuaraGarut.id - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyatakan akan hadir dalam repat kerja (raker) dengan Komisi III DPR RI pada Rabu (29/3/2023).
Dalam raker tersebut Mahfud MD akan memberikan klarifikasi soal transaksi mencurigakan Rp349 triliun yang ia ungkapkan.
Mahfud MD meminta agar mereka yang ngomong keras-keras juga hadir.
“Pokoknya, saya Rabu (29/3) datang, nanti yang ngomong-ngomong keras supaya datang juga,” kata Mahfud MD, di Jakarta, Sabtu (25/3/2023) dikutip dari Antara.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengatakan, DPR RI sudah mengagendakan rapat kerja pada Rabu mendatang untuk klarifikasi terkait transaksi mencurigakan Rp349 triliun.
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD juga menyatakan tidak memprsoalkan ia dan PPATK dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).
Mahfud menegaskan, justru ia mendukungnya.
Menurutnya, laporan MAKI ke Bareskrim untuk mengetahui apakah yang disampaikan DPR terkait melanggar kerahasiaan data TPPU itu, benar melanggar atau tidak.
Diketahui, Koordinator MAKI Boyamin Saiman akan melaporkan PPATK dan Mahfud MD ke Bareskrim Polri pada Selasa (28/3/2023) terkait dugaan tindak pidana kerahasiaan dokumen TPPU.
Baca Juga: Hasil Timnas Indonesia vs Burundi: Skuad Garuda Unggul Telak di Babak Pertama
Laporan Boyamin ke Bareskrim, terkiat pernyataan Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan yang saat itu mengungkapkan adanya ancaman pidana penjara empat tahun bagi pelanggar Pasal 11 UU Nomor 8 Tahun 2010.
UU tersebut tentang kewajiban merahasiakan dokumen terkait TPPU.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
-
Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus
-
DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija
-
Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028