SUARA GARUT - Sejumlah anggota Komisi II DPR RI, sempat meragukan kesiapan Menteri Abdullah Azwar Anas untuk membahas revisi UU ASN NO 5 Tahun 2014.
Kesiapan Menteri Anas, diragukan pasalnya, tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan siap membahas revisi UU ASN.
Selain itu, Komisi II DPR RI khawatir tidak sepaham dengan presiden Joko Widodo soal revisi UU ASN tersebut.
Akan tetapi mendengar dirinya sempat diragukan sejumlah anggota komisi II DPR RI, Menteri Anas langsung merespon.
Penganti mendiang Cahyo Kumolo itu dengan tegas menyatakan siap akan membahas revisi UU ASN.
"Saya siap Pa Ketua, saya bicara mewakili pemerintah," kata mantan Bupati Banyuwangi, saat digelar RDP Komisi II DPR RI, Pada, Senin,(10/04/2023).
Tidak puasa sampai disitu, anggota Komisi II DPR RI lainya, yakni Guspardi Gaus meminta Menteri Anas tidak hanya pencitraan.
Sebabnya kata Gaus, hingga saat ini belum ada kejelasan bagaimana penanganan nasib 2,3 juta honorer.
Kader Partai Amanat Nasional tersebut menyebutkan komisi II DPR RI menolak penghapusan honorer, namun kejelasan dari pemerintah soal penyelesaianya belum jelas.
Baca Juga: Ngeri! Imam Masjid New Jersey Ditikam Saat Salat Subuh Berjamaah
"Di media, Pak MenPANRB bilang tidak ada penghapusan honorer secara massal, itu hanya statement, mana pembuktianya," kata Gaus.
Mau diapakan nasib honorer, mau dibawa ke mana 2,3 juta pegawai Non ASN, imbuh Gaus.
"Apakah hanya sekadar didata, terus tanpa kejelasan mau diapakan para honorer tersebut," tegasnya.
Sementara itu, Anggota Fraksi Demokrat Komisi II DPR RI H.Endro Suswantoro Yahman, mendesak Menteri Anas mencabut surat penghapusan honorer.
Endro menilai adanya surat tersebut menjadi biangkerok sehingga terjadi pemutusan hubungan kerja di daerah.
"Surat itu haris dicabut!, jangan ada surat penghapusan honorer yang membuat kisruh," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena