/
Senin, 17 April 2023 | 08:36 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno membuka acara kegiatan Destination Management Forum di Labuan Bajo. (kemenparekraf.go.id)

SUARA GARUT - Untuk meningkatkan nilai ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di sektor pariwisata di wilayah Timur Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mendorong pembangunan destinasi wisata di Labuan Bajo.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mendorong seluruh stakeholder di Labuan Bajo fokus menerapkan konsep resiliensi keberlanjutan sektor pariwisata masa depan dalam menghadapi risiko bencana.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sandiaga Uno saat menghadiri secara virtual  kegiatan Destination Management Forum (DMF) seri #4 di Labuan Bajo, Kamis (13/4/2023).

Sandiaga Uno menjelaskan bahwa Labuan Bajo menjadi fokus pemerintah  dan masuk ke dalam 5 Destinasi Wisata Super Prioritas.

Karena itu sangat relevan untuk memperkokoh inovasi,adaptasi dan kolaborasi.

Sandiaga mengharapkan bahwa dengan kegiatan tersebut akan tercipta pengelolaan destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan di Labuan Bajo dan NTT secara umum.

"Ini sebagai contoh konkret untuk meningkatkan kepercayaan pasar domestik dan mancanegara," ujarnya.

Menurut Menparekraf Sandiaga, Indonesia menawarkan  konsep resiliensi berkelanjutan  dalam menjawab semua tantangan risiko sistemik menghadapi semua bentuk bencana, termasuk pandemi sekaligus bentuk dukungan implementasi pembangunan berkelanjutan.

"Konsep resiliensi berkelanjutan sektor pariwisata menjadi fokus pemerintah Indonesia untuk menghadapi tantang risiko bencana ke depan," sambungnya.

Baca Juga: Stasiun Pertamina Gas Banyuasin Meledak, 18 Ribu Barel Minyak Mentah Musnah

Sementara dalam kesempatan yang sama Plt Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Frans Teguh mengatakan, fokus pengembangan pariwisata adalah menggerakan para stakeholder untuk mempercepat pengembangan destinasi pariwisata prioritas.

"Pariwisata adalah urusan semua orang, tidak bisa lagi bergerak sendirian,harus bersinergi dengan semua pihak," pungkasnya. (*)

Editor: Mustika Ati

Load More