SUARA GARUT - Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah melakukan pembukaan aplikasi E-Formasi sejak 20 Maret 2023 yang lalu.
Pembukaan aplikasi E-Formasi oleh BKN tersebut merupakan, bagian dari tahapan seleksi ASN PPPK formasi 2023.
Meski begitu, rekrutmen ASN PPPK tidak otomatis tersedia formasi pada setiap pemerintah Daerah (Pemda).
Pasalnya, jika Pemda tidak mengajukan usulan formasi, maka seleksi ASN PPPK tidak akan dilaksanakan di daerah tersebut.
Oleh sebab itu, Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta Nusantara (PGPPNS), meminta jajaranya untuk mengawal agar setiap Pemda mengusulkan formasi ke Pusat.
Hal ini terungkap saat PGPPNS menggelar audiensi dengan Kemendikbudristek dan KemenpanRB pada Maret 2023 yang lalu.
Ketum PGPPNS Hasna menjelaskan ada kabar baik yang diputuskan oleh pemerintah terkait kelanjutan nasib, P1, P2 dan P3 yang gagal diangkat ASN PPPK formasi 2022.
Termasuk kata Hasna bagi guru yang berizasah Bahsa Inggris dan guru TK.
"Untuk Guru P1, yang turun status menajdi P3, jangan panik, sebab menurut Prof Nunuk Suryani, tidak berdampak pada seleksi 2023," kata Ketum PGPPNS.
Baca Juga: Bareskrim Selidiki Kasus Ujaran Kebencian Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin
Meski sudah turun status menjadi P3, namun di seleksi formasi 2023, tetap akan menjadi prioritas utama.
Sementara itu, bagi Guru Bahasa Ingris dan Guru TK, yang tidak mendapatkan Formasi, mulai formasi tahun ini bisa ditempatkan di SD.
"Tinggal menunggu persetujuan dari Kemendikbud, Guru Bahasa Ingris akan ditempatkan di SD, meski sebelumnya tidak dapat formasi," ujarnya.
Nantinya, guru Bahasa Inggris dan TK, sambung Hasna akan ditempatkan sebagai guru kelas di SD, tinggal mendapat persetujuan Menteri Nadim.
Selain itu, jam mengajar wajib di ampu minimal 18 Jam pelajaran perminggu.
Pengangkatan guru P1, P2, dan P3 nantinya kata Hasna berdasarkan kebutuhan formasi di Pemda masing-masing.(*)
Berita Terkait
-
Cuti Lebaran Usai, Banyak PNS Pemkab Ponorogo Telat Ngantor
-
Catat! Lima Hal Penting RDP Komisi II DPR RI, Yang Terakhir Harus dilakukan Sebelum 28 November 2023, Honorer Diangkat ASN PPPK
-
Kabar Gembira Honorer Diangkat ASN PPPK Secara Otomatis Tanpa Pengecualian, Junimart Girsang Jelaskan Syaratnya Begini
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Kalahkan Dewa United, Persis Solo Jaga Asa untuk Bertahan
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
Kejutan di Cannes Film Festival 2026: John Travolta Menangis Raih Palme d'Or
-
7 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan WiFi di Rumah, Tanpa Biaya Mahal
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Nggak Perlu Flagship! Ini 5 HP Gaming Harga Rp4 Jutaan dengan Performa 'Monster'