SUARA GARUT - Meski anggaran untuk membayar gaji ASN PPPK formasi 2022 dipastikan aman, namun Bupati Garut Rudy Gunawan mengeluh soal tidak naiknya anggaran dana Trasnper umum (DTU).
Bupati Rudy menyebutkan anggaran yang digunakan untuk membayar gaji 1,605 ASN PPPK tenaga kesehatan (Nakes) saja akan menghabiskan anggaran 95 miliar rupiah.
Anggaran tersebut kata Bupati Rudy harus mengalihkan beberapa anggaran yang lain dari APBD Kabupaten Garut.
Hal tersebut disampaikan Bupati Garut Rudy Gunawan usai melantik 1,605 ASN PPPK Nakes di alun-alun Garut beberapa waktu lalu.
Menurut Rudy, semula anggaran tersebut biasa digunakan untuk belanja modal, dan belanja barang.
Saat ini, pengadaan ASN PPPK meningkat cukup signifikan yakni mencapai sembilan ribu orang pegawai.
Oleh sebab itu, untuk membayar gaji ASN PPPK, Pemkab Garut mengalihkan dari belanja modal dan barang ke Belanja Oprasional.
"Nilainya cukup besar hingga menelan anggaran sekira 350 miliar rupiah," kata bupati Rudy saat melantik ASN PPPK Nakes.
Formasi 2022 saja sambung Rudy, jumlah pegawai ASN PPPK sebanyak, 5,300 - 6000 orang.
Baca Juga: BAC 2023: Tiga Wakil Ganda Putra Indonesia Melenggang Mulus ke Babak Kedua
Hal ini menurutnya akan membebani APBD kabupaten Garut, pasalnya Dana Trasnper dari pusat tidak naik.
Melihat kenyataan ini tahun 2024 nanti, anggaran belanja modal digeser 300 miliar rupiah untuk bayar gaji PPPK.
Hal tersebut karena Dana alokasi umum (DAU) tidak mengalami kenaikan.
Oleh sebab itu, pihaknya akan mengajukan penambahan DAU untuk Kabupaten Garut dari APBN ke pemerintah Pusat.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
-
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen