SUARA GARUT - Belum lama ini Menteri Keuangan Sri Mulyani menerima kunjungan kerja MenPANRB Abdullah Azwar Anas diruang kerjanya.
Dikutif garut.suara.com dari halaman Akun Instagram (IG) Menteri Sri Mulyani, kedatangan Abdullah Azwar Anas untuk membahas program Reformasi Birokrasi pusat dan daerah.
Selain itu, Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Menteri Anas juga membahas penyederhanaan aturan birokrasi dan dukungan anggaran.
Hal itu, seperti ditulis Menteri keuangan Sri Mulyani melalui akun IG pribadinya yakni @smindrawati.
"Reformasi birokrasi sangat penting untuk memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat, dan meningkatkan daya kompetisi serta produktivitas ekonomi Indonesia," tulis akun IG @smindrawati.
Namun seorang netizen pemilik akun sy.arif6508, malah mengomentarinya berbeda dari topik yang ditulis Menteri Sri Mulyani.
@sy.arfif6508 berkomentar agar menyampaikan pesan untuk Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas.
"Bu Menteri, mohon samoaikan ke pa MenPANRB, untuk memberikan kebijakn perengkingan terkait hasil pelaksanaan PPPK tahun 2022 yang gugur massal," tulis @sy.arif6508 kolom komentar.
Banyak formasi kosong, sambungnya, padahal untuk optimalisasi pengeluaran dana dari kegiatan perekrutan PPPK cukup besar.
Baca Juga: Ukraina Mundur dari Kejuaraan Judo karena Kehadiran Tentara Rusia
"Selain itu bu mentri, sebagai ibu keuangan negara, jika passing grade tinggi di berlakukan,maka enak di bagian penyelenggara seleksi," tulisnya.
Tiap pengadaan akan hanya, mendapat honor tambahan, dan tidak pada tujuan utama.
Yakni merekrut tenaga pppk, jelas tidak termasuk dalam efisiensi dan efektifitas pelaksanaan birokrasi.
"Yang menghamburkan anggaran tanpa penyerapan," tulis pemilik akun ig @sy.arif6508.
Sementara itu, pemilik akun dianfar (Winda Windul), dalam kolom komentar @sy.arit6805 mengaku heran dengan KepmenPANRB.
"Heran sama kepmenpanRB, mau nyari ASN PPPK teknis yang kualidikasi seperti apa," tulis dianfar pada akun instagram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub