SUARA GARUT - Penomena gugur massal Sepertinya baru terjadi dalam rekrutmen pegawai ASN di tanah air.
Dalam rekrutmen ASN PPPK teknis 2022, nyaris ribuan pelamar dinyatakan tidak lulus dalam seleksi karena dihantam tingkat kesulitan soal yang cukup sulit.
Meski begitu, ditengah ketidakpastian terkait penyelesaian persoalan gugur massal peserta seleksi PPPK teknis 2022, BKN telah merilis pengumuman pasca hasil sanggah.
Permasalahan gugur massal PPPK teknis 2022, kini menjadi topik perbincangan warga net.
Salah satunya seperti pemilik akun twitter, Diaz@iyudiaz, dalam cuitanya dia mempertanyakan reformulasi yang dijanjikan menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas beberapa waktu lalu.
"Izin, apakah reformulasi dari Panselnas, sudah selesai. Sebagian dari kami sudah beranggapan ini PHP, semoga keluar kebijakan baru," tulis pemilik akun twitter Diaz@iyudiaz.
Selain itu, Diaz turut menyematkan sebuah gambar bertuliskan, "Pray For PPPK Teknis 2022,".
"Kami menunggu kebijakan solusi gugur massal, dengan reformulasi seperti yang dijanjikan," tulisnya di akun twitter.
Sementara, pemilik akun lain dalam cuitanya di twitter, RS@obetdungo, menyebutkan hanya pencitraan Menteri.
"Uda gak jelas, cuman pencitraan aja, terbukti hasil sanggah final PPPK teknis BKN uda keluar, berarti semua hanya bohongan dan pencitraan menteri," tulis pemilik akun twitter RS@obetdungo.
Pemilik akun pedjoangHidup@Pedjoangkeluarg, mennuliskan dirinya menanti pengumuman kebijakan perangkingan atau opsi terbaik bagi yang tidak PG.
"Semoga suara kami di dengar," tulisnya dalam akun twitter.
Sementara itu, Plt.Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyebutkan pihaknya tengah mempertimbangkan kemungkinan afirmasi atau penyesuaian Passing grade.
Seperti yang diminta Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas beberapa waktu lalu. (*)
Berita Terkait
-
BKN Tolak Sanggah 55 Pegawai Honorer Ini, Sesuai Pengumuman Panselnas, Mungkinkah Peserta Seleksi PPPK Teknis itu Mendapat Afirmasi?
-
Duduk Perkara Guru ASN Pangandaran Diancam Usai Lapor Pungli, Berujung Kepala BKPSDM Dicopot
-
Pemkab Kayong Utara Beberkan Penyebab Tersendatnya TPP Guru ASN, Katanya Begini
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Dimulai dari Pulomas, Lapangan Padel Bodong di Jakarta Mulai Disegel
-
Curiga Ayah Nizam Syafei Terlibat, Ibu Kandung Ngaku Pernah Disiram Air Panas oleh Mantan Suami
-
Pengamat: Sudah Seharusnya Pemprov DKI Tak Beri Izin Lapangan Padel di Pemukiman Sempit
-
Vonis 15 Tahun Kerry Riza Disebut Jadi Alarm Bahaya Bagi Investor dan Direksi BUMN
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Divonis 15 Tahun Penjara, Putra Riza Chalid Pastikan Banding: Sebut Hakim Abaikan Fakta
-
Pernah Adu Nasib di Israel, Begini Nasib Pemain Keturunan Pulau Seram Maluku Sekarang
-
Doa agar Tidak Haus saat Puasa Ramadan, Amalkan agar Ibadah Lebih Khusyuk
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!
-
Subhanallah, Pemain Keturunan Indonesia Ini Akhirnya Memutuskan Percaya Allah SWT dan Pindah Agama