SUARA GARUT - Menjelang proses tahapan pengajuan NIP PPPK guru 2022 berakhir 31 Mei 2023, beberapa daerah di Jawa Barat sudah menyerahkan rekening gaji.
Sesuai kesepakatan masing-masing daerah, mereka menunjuk bank lokal setempat sebagai penyalur gaji ASN PPPK guru formasi 2022.
Di Kabupaten Garut, Bank Perkeriditan Rakyat (BPR) resmi ditunjuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebagai penyalur ribuan calon guru ASN PPPK.
Bahkan tiga ribu lebih calon guru ASN PPPK 2022 tersebut lebih dulu menerima rekning gaji, jauh sebelum tahap pengajuan NI PPPK oleh BKD.
Sehingga dengan selesainya pemberkasan rekening gaji oleh bank penyalur yang ditunjuk membuat, mereka sumringah lantaran merasa tidak lama lagi mereka akan mendapatkan gaji pertama sebagai ASN.
Sementara itu, di Kabupaten Bogor, 990 calon PPPK guru dari, 2,982 peserta sudah mendapatkan rekening gaji.
Seperti halnya, Garut, Pemkab Bogor menunjuk bank lokal PT. BPRS Bogor Tegar beriman selaku bank penyalur gaji ASN PPPK 2022.
"Kami sudah menerima rekening gaji PPPK guru 2022, untuk dipakai saat gajian sebagai ASN," kata Ketua Forum PPPK Meisy Lukitasari, dikutip dari JPNN.
Dia menjelaskan pihaknya diminta menunggu selama tujuh hari untuk mendapatkan sms notifikasi, setelah itu akan mengaktifkan ATM dan M-Banking.
Baca Juga: PDIP Bakal Gelar Rakernas ke-III Awal Juni 2023, Gibran Dapat Tugas Khusus dari Partai
"Sudah menerima rekening gaji, yang belum NIP PPPK, dan SK pengangkatan," kata Meisy.
Sementara itu kata Mesy lebih lanjut, Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor R.Irwan Purnawan, gaji PPPK guru akan diberikan setelah dipastikan semua data yang dibutuhkan selesai.
"Dapat diberikan sesuai kepastian data yang dibutuhkan dalam proses pencairan sudah siap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Belakangan kabar yang diterima dari forum guru honorer di Kabupaten Tasikmalaya, hingga saat ini peraturan teknis NIP PPPk (Pertek) NIP, masih belum diterima.
Sehingga belum bisa dipastikan kapan mereka akan mendapatkan SK Pengangkatan sebagai ASN PPPK.
"Kami belum berbicara rekening gaji, pertek NIP saja belum turun," kata salah seorang calon ASN PPPK guru di wilayah Tasik utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'