Suara.com - Kemanjuan teknologi mendorong peningkatan ekonomi, maka itu tidak kita pungkiri kebermanfaatan teknologi yang terus merambah sisi kehidupan manusia patut kita maksimalkan. Begitupun dengan program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa dengan tagline 1Kurban Banyak Kebaikan, dari tahun ke tahun terus berinovasi menghadirkan perbaharuan dari teknologi yang dipergunakan.
Dengan perkembangan teknologi yang terus mengalami kemajuan, kurban yang semakin mudah dengan transaksi digital, distribusinya hingga pelosok negeri dan banyak kebaikannya (memberdayakan peternak kecil, pemerataan sebaran nutrisi melalui daging kurban, dll).
“Sampai saat ini, masih banyak masyarakat di pelosok yang belum pernah merasakan daging kurban. Untuk itu, kami menghadirkan layanan berkurban yang terjangkau agar dapat mencapai lebih banyak orang yang membutuhkan. Mari kita berpartisipasi dalam berkurban ini, sehingga kami dapat membawa kebahagiaan dan manfaat daging kurban kepada mereka yang belum memiliki kesempatan untuk merasakannya sebelumnya,” tutur Mariatul Khibtiah, selaku Ketua THK 1444 H Dompet Dhuafa saat pemaparan di Talkshow dengan tema Mudahnya Berkurban Di Era Digital, Rabu, (24/5/2023).
Adi Kurniawan selaku Senior Officer Digital Fundraising Dompet Dhuafa juga menambahkan, dengan merambahnya diberbagai lini sektor ekonomi seperti kurban dan perkembangan dunia zakat, infak, sedekah maupun wakaf (ZISWAF) diharapkan dapat menambah pesatnya masyarakat untuk bertransaksi. Layanan yang mudah serta berbagai keuntungan yang ditawarkan dari beragam aplikasi digital, membuat masyarakat terutama kalangan milenial masih menjadikan aplikasi digital saluran kebaikan yang terfavorit.
Menurut Haerani Akbar selaku GM IT Transmedia mengutarakan, dalam aplikasi Qurban menawarkan berbagai layanan seperti memilih hewan, melakukan pembayaran, hingga mengatur distribusi daging.
"Mereka juga memberikan transparansi dalam hal dari mana hewan itu berasal dan bagaimana perlakuannya sebelum dikorbankan," terangnya.
Selain keuntungan dalam dunia aplikasi namun terdapat tantangan yang harus dihadapi, “Di balik manfaat aplikasi qurban, ada juga beberapa tantangan yang harus dihadapi. Salah satu masalah utama adalah memastikan bahwa proses penyembelihan dilakukan dengan benar dan sesuai dengan pedoman Islam. Dibutuhkan tingkat kepercayaan yang baik antara pengguna dan penyedia aplikasi.
"Serta tantangan lainnya dari segi logistik yang terlibat dalam pendistribusian daging qurban,” tambah Haerani.
Sementara Luqman Ibnu Purnomo selaku VP of Business Operations DANA Indonesia mengatakan, pengembangan kapabilitas baru dalam mini program Dompet Dhuafa di aplikasi DANA, khususnya untuk mengakomodir pembayaran berkurban, ikut merefleksikan komitmen perusahaan yang senantiasa berinovasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini. Pembayaran kurban lewat dompet digital DANA juga disertai dengan pengalaman bertransaksi yang aman, mudah, dan tepercaya.
Baca Juga: CEK FAKTA: KPK Periksa Ganjar, Akui Dana Rp 300 T untuk Bayar Buzzer Serang Anies
"Kehadiran kapabilitas baru ini diharapkan ikut mampu meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap dompet digital, tidak hanya sebagai pemenuhan kebutuhan harian saja, bahkan untuk kebutuhan menunaikan ibadah maupun menebar kebaikan terhadap sesama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bareskrim Temukan Indikasi Dana Jaringan Narkoba untuk Kontestasi Pemilu
-
Diduga Korupsi Lebih dari 2 Miliar Rupiah Dana Desa, Kades Katulisan Serang- Banten Ditahan Kejari
-
Dana Proyek BTS Bakti Kominfo Diduga Mengalir ke Parpol, NasDem Buka Suara
-
Kurban Sapi untuk Berapa Orang? Simak Jumlah Individu yang Dapat Berkurban Bersama
-
Polisi Duga Ada Aliran Dana Haram Hasil Peredaran Narkoba untuk Modal Nyaleg Pemilu 2024
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?