SUARA GARUT - Kepala Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, H. Tata dilaporkan ke Polres Garut oleh Direktur Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bina Insan Mandiri Sani Susilawati
Risman Nuryadi, S.H, sebagai kuasa hukum Sani Susilawati dalam wawancara melalui sambungan seluler, membenarkan jika kliennya telah melaporkan perbuatan Kades Jatiwangi, H. Tata ke Polisi, Selasa 6 Juni 2023.
"Benar klien kita sudah melaporkan Kepala Desa Jatiwangi dengan nomor : LP/B/72/II/2023/JBR/REST GRT bertanggal 2 Maret 2023 dengan tuduhan melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik dan fitnah dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara," ungkap Risman.
Risman juga menyebutkan, kliennya beserta saksi-saksi lainnya juga sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Resor Garut dan untuk perkembangan pihak penyidik sudah melakukan gelar perkara untuk naik kepada tahap penyidikan.
"Klien kami mengambil langkah upaya hukum ini dilakukan karena yang bersangkutan sudah menyerang kepribadian dengan cara menyebarkan informasi kepada masyarakat bahwa Direktur BUMDES telah meminjam uang Dana Desa Jatiwangi, peruntukan PKT dan Stunting sebesar Rp. 100 juta," ungkap Risman.
Apa yang dituduhkan, menurut Risman adalah sesuatu yang tidak benar, kliennya merasa bingung motif dan tujuan yang bersangkutan melakukan perbuatan tersebut untuk apa?.
"Apakah sebagai alasan untuk diberhentikannya klien kami sebagai Direktur BUMDES Jatiwangi atau ada tujuan lain, tentunya apapun alasan yang bersangkutan menyebarkan suatu perbuatan yang tidak benar sikap dari keluarga Klien kami tidak menerimanya," terangnya.
Lebih jauh Risman menerangkan, fakta dari keterangan mantan bendahara Desa Jatiwangi selaku pihak yang memberikan uang tersebut menerangkan bahwa uang tersebut untuk pengadaan PPKM bukan PKT atau stunting.
"Bendahara desa juga merasa bingung padahal pak kades juga tahu bahwa uang itu buat PPKM dia juga memberikan uang tersebut atas perintah pak kades untuk pengadaan PPKM yang disaksikan oleh kaur perencanaan dan kaur kesra," sebut Risman.
Baca Juga: 4 Cara Membangun Self Efficacy Sebagai Kunci Keberhasilan
Risman menerangkan pula, pada saat penyerahan uang karena RAB dan berita acaranya belum di buat maka di kwitansi tertulis "pinjaman dulu" sebelum RAB dan Berita acara selesai dibuat dan BUMDES sudah merealisasikannya sesuai RAB yang diterima dari kaur perencanaan.
"Tapi menurut keterangan dari Bendahara desa, dia juga heran ketika tahu BUMDES sudah belanja barang tapi malah disuruh membuat surat untuk meminta pengembalian uang yang 100 juta tersebut, dan karena Bendahara tahu ini akan jadi masalah akhirnya dirinya memilih mundur dari perangkat desa Jatiwangi," cetusnya.
Risman pun memduga semuanya sudah direncanakan karena berita ini sengaja di umumkan ke publik dan dijadikan alasan pergantian pengurus BUMDES Bina Insan Mandiri Desa Jatiwangi secara sepihak.
"Hemat kami perbuatan tersebut murni fitnah dan/atau pembohongan publik, maka dari itu klien kami merasa dirugikan, sampai mengadukannya kepada pihak kepolisian, selain itu juga agar menjadi pelajaran bagi yang lain, sebab dalam menyuarakan aspirasi tentu ada tata caranya sesuai yang diatur dalam aturan apalagi seorang pemimpin harus menjadi tauladan yang baik untuk masyarakat ,” kata Risman.(*)
Berita Terkait
-
Usai Penggerebekan Dua Perusahaan Penyalur TKI Ilegal di Garut, Polisi Dalami Keterkaitan dengan Kasus TKW yang Disiksa di Arab Saudi
-
Usai Ungkap Dugaan Setoran Ratusan Juta ke Atasan, Bripka Andry Menghilang!
-
Aktivitas Gempa Bumi Semakin Tinggi Menyerupai di Turki, Pemkab Garut Keluarkan Surat Edaran Mitigasi Bencana
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya