SUARA GARUT - Sebelumnya telah terbit Permendagri Nomor 11 Tahun 2020, tentang pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemendagri dan Pemerintah Daerah (Pemda).
Merujuk pada aturan tersebut, Pemda Jombang akhirnya menerapkan kebijakn terkait seragam dinas ASN dilingkungan Pemda Jombang.
Berdasarkan Peraturan Bupati Jombang Nomor 23 Tahun 3032, Pakain Dinas ASN dibedakan antara PNS dan PPPK.
Aturan baru terkait seragam dinas tersebut mulai berlaku di Jombang sejak 5 Juni 2023.
Aturan baru seragam Dinas ASN tersebut setelah dipertegas dengan terbitnya Surat Edaran (SE) nomor 800/1453/415.10/2023, dan ditandatangani Sekda Jombang Agus Purnomo.
Dalam Surat edaran tersebut dijelaskan, seragam dinas PNS senin dan selasa memakai seragam Khaki, atasan putih, dan bawahan hitam kerudung pink salem dikenakan Rabu.
Seragam Korpri akan digunakan saat hari besar, baik HUT RI, dan setiap tanggal 17, PNS Jombang akan mengenakan batik pada hari kamis dan Jumat.
Sedangkan yang berbeda pada PPPK, tidak memakai Khaki pada hari senin dan selasa, melainkan atasan putih dan bawahan hitam dari senin hingga Rabu.
Pada Kamis dan Jumat PNS dan PPPK sebagai sama-sama ASN mengenakan Batik.
Kebijakan tersebut sontak menuai kritikan dan protes para ASN PPPK di Jombang.
Aturan baru terkati seragam dinas tersebut menurut mereka seolah ada kasta yang membedakan PNS dan PPPK.
"Mengapa harus ada aturan yang membeda-bedakan atantara PNS dan PPPK dalam hal pemakaian seragam dinas," ungkap salah seorang guru SD PPPK.
Menurutnya, PNS dan PPPK adalah profesi yang sama-sama ASN, mengapa dalam hal seragam dinas saja harus dibedakan.
"Kita sebagai guru mengajarkan pada anak-didik agar tidak membeda-bedakan, namun kebijakan baru itu kini malah deskritif terhadap PPPK," katanya.
Serupa dengan guru SD PPPK, honorer lain juga mengaku ada perlakuan yang berbeda, seolah urusan seragam saja harus jadi berbeda satu-sama lainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Polda Sumut Sita 2 Ekskavator di Mandailing Natal, Upaya Angkut Alat Bukti Sempat Dihalangi Oknum
-
Jika Gagal Hadirkan Damai, HNW Minta Prabowo Cabut dari BoP
-
OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, KPK Bawa 11 Orang Termasuk Sekda ke Jakarta!
-
Usai Temui Dasco, KSPSI dan KSBSI Ikrar Dukung Penuh Kebijakan Presiden Prabowo
-
Perang Iran vs AS-Israel Hari Keempat: Trump Klaim Tewaskan 48 Pemimpin Iran
-
Link Live Streaming Madura United vs Malut United: Tim Tamu Percaya Diri!
-
Dubai Edisi Ramadan: Saat Burj Khalifa Jadi Saksi Dentuman Meriam dan Lumeran Kunafa
-
Terbukti Suap Hakim dan TPPU Kasus Ekspor CPO, Marcella Santoso Divonis 14 Tahun Penjara
-
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Tidak Merah Terang, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Sang Pemenang Berdiri Sendiri: Kehampaan di Balik Kilau Festival Cannes