SUARA GARUT - Usai menerima perwakilan Honorer asal Jawa Barat, kini giliran Tenaga Kependidikan (Tendik) non PNS dari Sumatra Selatan yang diterima Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di kantornya Komplek Kemdikbudristek Senayan Jakarta.
Honorer Tendik Sumatra Selatan (Sumsel) yang tergabung dalam Solideritas Nasional Wiyatabakti Indonesia Sumatra Selatan (SNWI-SS) langsung diterima Prof Nunuk Suryani di ruang kerjanya.
Fagar maupun SNWI-SS, keduanya membawa misi untuk memperjuangkan tendik honorer diangkat menjadi ASN, baik CPNS ataupun CPPPK tahun ini.
Selama ini, pemerintah memang fokus pada tenaga guru, kesehatan, penyuluh, dan tenaga teknis administrasi.
Akan tetapi, tenaga teknis administrasi yang dimaksudkan ternyata tidak termasuk tenaga tendik yang ada di SD, SMP, hingga jenjang SLTA.
Ketua SNWI-SS Renny menyebutkan sejak tahun 2021, honorer tendik belum mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi ASN PPPK.
Hal tersebut terjadi, lantaran pemerintah belum memberikan formasi khusus untuk tenaga tendik baik jenjang, SD, SMP, maupun SLTA.
Renny menuturkan keberadaan tenaga tendik merupakan jantungnya sekolah. Oprasional sekolah sulit dijalankan jika tidak ada tendik.
"Tendik administrasi sekolah itu jantungnya sekolah, tanpa kehadiranya oprasional sekolah tidak bisa berjalan lancar," ungkap Renny.
Sementara itu, fakta dilapangan tendik administrasi sekolah, meliputi, Oprator Sekolah, tenaga Tata Usaha, Penjaga Sekolah nyaris di jabat oleh tenaga honorer.
Kehadiran tenaga administrasi sekolah sangat vital untuk keberlangsungan proses oprasional, imbuhnya.
Dijelaskan Renny, Ketua PGRI Sumsel H.Ahmad Zulianto mendampingi honorer tendik SNWI-SS saat bertemu DPRD Provinsi beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut pihaknya telah menyampaikan sembilan aspirasi honorer kepada pemerintah.
Dia berharap dengan aspirasi tersebut, pemerintah dapat mengabulkan keinginanya untuk diangkat menjadi ASN PPPK tahun ini. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Of Love and Other Demons: Kritik Tajam terhadap Takhayul dan Prasangka
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Langkah Pemkot Malang Mengurai Benang Kusut Pasar Kebalen
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Sebagai Santri, Saya Marah: Pelecehan Tak Boleh Dinormalisasi di Pesantren
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Mendorong Perempuan Berdaya, PNM dan MES Berkolaborasi lewat Program Mba Maya