SUARA GARUT - Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu, Panji Gumilang mendapat berbagai kritikan atas perlakuannya yang menghebohkan publik.
Panji Gumilang yang merupakan pimpinan Ponpes Al-Zaytun tersebut, banyak mempraktikan hal-hal yang di anggap menyimpang oleh beberapa kalangan.
Ponpes Al-Zaytun pimoinan Panji Gumilang yang berdiri sejak tahun 90 an itu, kini menjadi pusat perhatian masyarakat indonesia terutama para tokoh agama dan politik.
Tindak-tanduk Panji Gumilang menuai kritik dan tanggapan, salah satunya datang dari pengurus Forum Komunikasi Santri Selaawi (Foksa) Kabupaten Garut, Jajang Sanyoh.
Menurut Jajang, hal yang di praktikan oleh Panji Gumilang sudah bertabrakan dengan ajaran agama islam. Semua yang dilakukannya keluar dari ajaran Ahli Sunnah Wal jama'ah secara amaliah.
Sesuai dengan pesan yang di sampaikan GMNU Jawa barat, dan sudah di bahtsul masailkan oleh PWNU Jabar, MUI dan Kemenag, bahwa Panji Gumilang terindikasi memoraktikan ajaran yang tidak lazim atau sesat.
Salah satu contohnya adalah pernyataan Panji Gumilang yang mengatakan dirinya adalah imam agama islam bermazhab Bung Karno.
Padahal dalam akidah ahli sunah wal jamaah, mazhab itu hanya ada empat, Imam Maliki, Imam Hanafi, Imam Safi'i dan Imam Hambali.
Selain itu, terdapat kesesatan pemikiran Panji Gumilang yang berfaham takfiri, yaitu faham yang mengkafir-kafirkan sesama orang islam selain jemaahnya yang belum di baiat oleh dirinya.
Baca Juga: Hadapi Potensi El Nino, Ini yang Dilakukan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah
Jajang menambahkan, dengan demikian pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang sudah menciptakan mazhab baru dan menyebarkannya. Itu adalah hal yang sangat salah dalam syariat islam.
"Membolehken wanita menjadi imam dalam sholat, wanita boleh berkhotbah dalam sholat jumat, menyebarkan sejarah sesat seolah risalah islam tidak di turunkan di zazirah arab melainkan di nusantara. Menurut saya itu ada hal yang sangat keliru" papar Jajang.
Harapan saya sebagai generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Garut, pemerintah segera mencabut izin oprasional Ponpes Al-Zaytun dan membubarkannya.
Jika di biarkan, ajaran Panji Gumilang di Pesantren Al-Zaytun tersebut bisa menyesatkan semua umat muslim. Disamping itu, juga berpotensi memecah belah umat islam di Indonesia, pungkasnya.(*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik