SUARA GARUT - Longsor yang melanda kawasan Kampung Lembur Tengah, RT 03 RW 09, Desa Sukanagara, Kecamatan Peundeuy, pada hari Sabtu, 8 Juli 2023 menekan korban jiwa, seorang warga dinyatakan hilang.
Hingga hari ini, korban yang merupakan seorang ibu itu masih belum ditemukan. Korban diduga tertimbun material longsor.
Mwnurut Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Wardi Sudrajat, longsor tersebut berdampak pada rusaknya area pertanian warga.
"Dampak dari bencana longsor tersebut ini menghancurkan area persawahan, kurang lebih 3 hektar sedangkan area persawahan yang terancam kurang lebih 1 hektar," ungkap Wardi.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pencarian, di mana akibat kejadian tersebut diduga terdapat masyarakat yang tertimbun oleh materi longsor.
"Dan kami mengupayakan secara kerja gotong-royong membersihkan berusaha mencari survivor yang memang dinyatakan hilang tapi itu masih diduga," ucngkapnya, Minggu 9 Juli 2023.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono, menyebut, pihaknya bekerja sama dengan unsur potensi SAR, baik dari pemerintah, swasta, ataupun relawan.
Supriono mengatakan, bahwa pihaknya telah menentukan tiga sektor, di mana sektor pertama difokuskan dengan alat eksavator atau beco, sektor kedua melakukan pencarian menggunakan tiga unit alkon, sektor tiga melakukan pencarian oleh masyarakat dengan alat tradisional cangkul dan sekup.
"Nah dari sektor-sektor ini pun nanti kita sudah bagi sesuai dengan kompetensi personil untuk memaksimalkan mungkin melakukan pencarian terhadap korban tersebut," ucapnya.
Baca Juga: Ribut Gegara Tak Terima Disalip, Pemobil Mobil Berakhir Baku Hantam di Tebet
Ia menambahkan, bahwa pihaknya telah menemukan tanda-tanda keberadaan korban, yaitu dengan ditemukannya kerudung dan alat memasak. Maka dari itu, imbuhnya, pihaknya akan mengkonsentrasikan pelaksanaan operasi SAR di area tersebut.
"Hari ini kita didukung oleh kurang lebih 250 personil yang akan melaksanakan operasi SAR, dan kita bagi menjadi 2 shift, shift pagi sampai jam 12 istirahat nanti shift kedua dari jam 13 sampai jam 16.30," katanya.
Terakhir, ia memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar korban dapat segera ditemukan, serta cuaca dapat mendukung agar pihaknya bisa bekerja semaksimal mungkin dalam melakukan pencarian.
"Mudah-mudahan kita diberikan keselamatan semua tim untuk segera melaksanakan operasi SAR dan berhasil menemukan korban," pungkasnya. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis