SUARA GARUT - Permodalan Nasional Madani (PNM) menyebut sudah 299 warga Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut yang terkonfirmasi menjadi korban utang fiktif.
Sebelumnya pihak Desa Sukabakti menyebut ada 407 warga yang melakukan pengaduan menjadi korban utang fiktif ke PNM.
"Per masing-masing di tanggal kemarin kalau tidak salah, itu total yang bisa kita verifikasi sebesar 299. Itu adalah konteksnya adalah pengaduan 299 kami cross dengan data yang ada di kami," ujar Dodot Patria Ary, Corporate Secretary PNM.
Kasus ini disebut terjadi karena adanya oknum yang bermain dan mencuri data pribadi milik warga. Oknum tersebut merupakan Ketua Kelompok PNM Mekaar di Desa Sukabakti berinisial A.
Terkait hal itu, Dodot mengaku masih menunggu hasil investigasi internal yang dilakukan. Namun ia tak menampik ada indikasi tersebut karena dilakukan secara masif.
"Kami juga terus terang fokus kepada pembenahan terkait dengan prosedur, karena memang ada peran ketua kelompok. Karena Pandemi ini kan karyawan kami, AO, tidak boleh masuk ke desa. Sehingga memang ada peran ketua kelompok yang melakukan atau membantu untuk proses administrasinya," katanya.
Pihaknya telah membuka posko pengaduan di Desa Sukabakti untuk menyelesaikan masalah ini. Ia berjanji tak akan menutupi kondisi yang terjadi.
"Siapapun yang terlibat di dalamnya nanti akan kita proses. Kalau di hukum ya pasti kita akan ke kepolisian," ucapnya. (*)
Baca Juga: Bos PSIS Dukung Penuh Erick Thohir Terapkan Aturan Pengurangan Poin di BRI Liga 1
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Soal Dana Hibah Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Siap Diaudit BPK
-
Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Jakarta 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Jam Sahur
-
7 Keuntungan Membeli Samsung S26 Bergaransi Resmi di Blibli
-
5 Hal yang Membuat Samsung S26 Jadi Primadona Baru
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026