SUARA GARUT - Seorang remaja bernama Muhammad Agung berusia 16 tahun dikabarkan mendatangi kantor Kecamatan Banyuresmi, pada Rabu, 26 Juli 2023. Remaja itu menyebut bila dirinya ingin bersekolah dan tak mempunyai biaya.
Sekretaris Camat Banyuresmi, Ahmad R Budiman membenarkan, remaja pria tersebut memang datang ke kantornya.
Akan tetapi, menurut Ahmad, anak itu berada dalam penanganan dokter puskesmas, akibat sakit yang dideritanya.
Dihubungi terpisah, Kepala Puskesmas Bagendit dr. Imam Fauzi menyebutkan, pada Rabu, 26 Juli 2023, Muhammad Agung datang ke tempatnya.
"Ya, anak itu pasien Puskesmas Bagendit, karena mengalami sakit jiwa, namun sudah bisa mandiri, hanya saja masih bergejala," kata dr.Imam kepada garut.suara.com.
Kepala Puskesmas Bagendit sekaligus dokter yang menangani Muhammad Agung tersebut, mengaku memiliki rekam medisnya.
Dia menjelaskan, sejak 2019, pasien diantar ibunya dengan keluhan jadi pendiam dan tidak mau sosialisasi, setelah ayahnya meninggal.
"Kalau tidak salah, saat itu pasien masih kelas 6 SD," kata dr.Imam.
Pasien sambung dr.Imam, dikonsulkan ke dr.Willy Sp.KJ dan diberikan pengobatan dengan diagnosa depresi.
Baca Juga: Dugaan Persekongkolan Kabasarnas dan Perwira TNI AU, Bancakan Suap Proyek?
Sebenarnya, pasien sempat sekolah ke SMK selama dua bulan, namun tidak bertahan lama karena tidak bisa mengikuti, akhirnya berhenti atas keinginanya.
Sejak satu tahun yang lalu, pasien sudah mau berbicara, tapi keluhanya bertambah jadi ada halusinasi.
"Pasien menyebutkan suka ada yang nyuruh, ada yang ngobrol, dll," tandasnya.
Oleh sebab itu, sambung dr.Imam, diagnosanya menjadi scizofren, kemudian dilakukan pengobatan lanjutan.
Belakangan katanya, saat pasien datang ke puskesmas, sering bercerita tentang keinginanya atau, apa yang didengarkan olehnya.
"Terakhir pasien malah bilang mau menikah," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
Terkini
-
Kapan Zakat Fitrah Dibayarkan? Jangan Melewati Batas Waktu Ini Agar Tidak Haram
-
Bukan Cuma LPDP! Ini 4 Beasiswa Pemerintah Indonesia Fully Funded Kuliah di Luar Negeri
-
Gagal Kabur, Ini Momen Terduga Pelaku Pencurian Helm Diamankan Warga dan Tim Sparta
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BCA dan Himbara, Cek Batas Maksimal Penukaran!
-
Lagi Asyik Jalan-Jalan di Grand Indonesia, Lisa BLACKPINK Nyaris 'Nyusruk'
-
Apakah Pegadaian Bisa Gadai HP Tanpa Dus? Ini Syarat dan Caranya
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Motor Termurah BMW Harganya Setara Yamaha NMAX
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil