SUARA GARUT - Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah XI Garut, Aang Karyana baru-baru ini telah menunjuk Kepala SMAN 1 Garut, Sumpena Permana sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) di SMAN 6 Garut.
Penunjukan Kepala SMAN 1 Garut sebagai PLT tersebut menyusul Kepala SMAN 6, Asep Suryana yang memasuki masa pensiun.
Sebelumnya, Kepala KCD Pendidikan wilayah XI Garut, Aan Karyana menyatakan bahwa penunjukkan Kepala SMAN 1 Garut sebagai PLT itu sebagai bentuk penghargaan, karena yang bersangkutan (Kepal SMAN 1 Garut) juga tak lama lagi akan pensiun.
Namun, pernyataan Kepala KCD XI itu diralat kembali. Menurutnya, kalau penghargaan itu bukan hal utama, yang jadi pertimbangan adalah soal jarak.
"Saya kan sudah sampaikan di awal wawancara pertimbangan kepsek SMAN 1 diusulkan jadi kepsek SMAN 6 dikarenakan kepsek yang paling dekat lokasinya. Jadi kalaupun merangkap dari segi jarak masih dekat itu pertimbangan paling utama. Pertimbangan lainnya ada, misalnya beliau (Kepala SMAN 1 Garut) dulunya pernah jadi kepsek di sana (SMAN 6 ) sehingga secara adaptasi lingkungan lebih mudah. Kalau pertimbangan penghargaan mau pensiun tidak menjadi hal utama itu mah kebetulan saja beliau sebentar lagi pensiun," katanya, saat dihubungi suaragarut.com, Senin 7 Agustus 2023.
Semetara itu beberapa pihak, termasuk kalangan pengamat pendidikan di Kabupaten Garut menilai, terkait penunjukan Kepala SMAN 1 Garut sebagai PLT Kepala SMAN 6 Garut menyisakan kontroversi di tengah masyarakat.
Pasalnya, penujukan tersebut tidak memiliki parameter yang jelas. Kepala KCD XI Garut terkesan bimbang dalam memberikan penjelasan soal penunjukan PLT Kepala SMAN 6 Garut itu.
Sontak saja, penunjukkan PLT Kepala SMAN 6 yang dijabat oleh Kepala SMAN 1 Garut, Drs. Sumpena Permana SH, menuai kontroversi berbagai kalangan.
Ada dasar yang dilontarkan kepala KCD XI saat mengambil keputusan dimaksud, yakni jarak, yang bersangkutan pernah menjabat kepala definitif di SMAN 6 dan penghargaan bagi Drs. Sumpena Permana SH yang akan memasuki masa pensiun.
Baca Juga: Rio Motret Pilih Mundur, Buntut dari Dugaan Pelecehan Finalis Miss Universe
Belakangan, dalam wawancara kedua kalinya, ketika dikonfirmasi kenapa menghargai yang pensiun itu dengan diberi tugas tambahan, tercermin jawaban Kepala KCD Xi bimbang dan meralat alasan memberikan penghargaan menjelang pensiun bukan sebagai pertimbangan utama.
Ketiga dasar yang diungkapkan Kepala KCD XI itu, tentunya sungguh jauh dari ekpektasi masyarakat.
Hadirnya Kepala KCD XI sebagai Koordinator bidang Pendidikan dalam suatu wilayah tentu dalam posisi sebagai salah satu unsur pimpinan yang mestinya mengedepankan indikator kinerja, bukan yang lainnya.
Atau jangan-jangan KCD XI tidak memiliki standar baku dalam penunjukkan seseorang menjadi PLT Kepala Sekolah. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Jay Idzes Ungkap 3 Kunci Kebangkitan Sassuolo, Timnas Indonesia Bisa Meniru
-
Persib Bandung Lakukan 6 Pergantian Pemain Lawan Persebaya Surabaya, Bagaimana Aturannya?
-
Kampoeng Ketandan, Surga Kuliner: Malioboro Dipenuhi Jajanan Khas Tionghoa
-
Persib Bandung Imbang dengan Persebaya, Bojan Hodak Pilih Tak Komentari Pertandingan
-
Iran Dibombardir AS-Israel, Ali Daei: Negara Saya Terbakar, Saya Berharap Saya Mati
-
FIBA Tunda WASL 2025/2026 Imbas Situasi Konflik di Iran
-
Rokok HS Itu Apa? Bosnya Kecelakaan Hingga Istri Meninggal
-
Militer AS Gunakan AI Claude untuk Perang di Timur Tengah
-
Gaji Rp3 Juta Harus Zakat Berapa? Begini Aturan Sesuai Syariat Islam