SUARA GARUT - Menanggapi keinginan kalangan media agar Bawaslu Kabupaten Garut lebih kooperatif dan tidak menghindari wartawan yang membutuhkan keterangan. Komisioner Bawaslu bidang Humas, Lam lam menegaskan pihaknya akan bersikap responsif.
"Kerjasama dan publikasi dua hal ini adalah yang menopang kerjasama Bawaslu dan media. Ketika media dikejar tayang, tapi ada kesulitan dari kami," kata Lamlam saat konferensi pers di kantor Bawaslu Garut, Senin (21/8/2023).
"Lalu mencari sumber lain yang tidak otoritatif bahaya juga. Maka woro woro Bawaslu RI , bahwa kerja sama dengan media itu hal yang penting," katanya.
Ia menyatakan, untuk mengimbangi percepatan arus informasi, maka arah kebijakan Bawaslu RI saat ini adalah cepat respon.
"Maka tidak salah kalau tadi pak Ketua mengatakan nomer kita ini (HP) harus standby 24 jam guna melayani masyarakat," kata Lamlam.
Ia juga menyebutkan, Bawaslu hari ini akan lebih mengedepankan pencegahan pelanggaran dari pada pendindakan.
"Ini hasil pleno Bawaslu pusat kemudian diturunkan. Pencegahan lebih diutamakan dari pada pencegahan, itu artinya semua yang dilakukan oleh Bawaslu, selama itu tidak dilarang, itu boleh dilakukan. Maka cara kerjanya itu memperkuat kolaborasi, memperluas kerja sama, dengan berpacu pada pedoman yang sudah ditentukan," tuturnya.
Adapun metode pencegahan itu, sambungnya, bisa dilakukan dengan edukasi, bisa juga dalam bentuk partisipasi masyarakat dan hal lain yang paling penting adalah publikasi.
"Kenapa publikasi menjadi salah satu hal yang paling penting, itu tadi apa apa yang masyarakat harus tahu, mereka tahunya dari publikasi dan media adalah salah satu bagiannya," katanya.
Baca Juga: Menang Dari PSIS, Persib Bandung Akhirnya Keluar dari Zona Degradasi
Bagian kesekretariatan Bawaslu sempat menjelaskan waktu kekosongan jabatan Bawaslu Garut selama 4 hari masa transisi.
Terkait kerja pengawasan tetap berjalan, karena fungsi pengawasan selama masa tersebut dilakukan oleh Bawaslu Provinsi dan bagian Kesekretariatan pun terus melakukan pengawasan dibawah koordinator Sekretariat, Iwan Setiawan.
Adapun Komisioner Komisioner Bawaslu Garut, Lamlam Masropah, S.Kom, MSc sebagai Devisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas,Yusuf Firdaus.S.Pdi ,Devisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa,Imam Sanusi, M.Pd Devisi SDM, Organisasi Pendidikan dan Pelatihan,bdan Ipur Purnama Alamsyah.ST Devisi Pelanggaran, Data dan Informasi.
Berita Terkait
-
Heboh! HUT RI 2023, Warga Kampung Cibunut Garut Makan Bareng Nasi Liwet Plus 78 Jenis Lauk-pauk
-
Indonesia Penghasil Sampah ke 2 di Dunia, Legislator Garut Ajak Warga Pungut Sampah Sambil Jalan Sehat
-
Yudha Puja Turnawan Bareng Artis Ali Syakieb Rayakan Peringatan HUT RI ke 78 Kegiatan Dengan Donor Untuk Penderita Thalasemia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter