SUARA GARUT- Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bappeda Kabupaten Garut, Iman Purnama Ridho, mengatakan, pada tahun 2020, Kabupaten Garut meraih penghargaan APE dalam Kategori Utama.
Pencapaian ini pun tidak semua daerah bisa meraihnya. Tahun ini, pihaknya bertekad mempertahankan penghargaan tersebut dalam kategori utama.
"Dan target yang sekarang barusan sudah diutarakan, kalau di mentor itu sangat berat, kita targetnya masih tetap di kategori utama," katanya, pada acara Sosialisasi dan Persiapan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2023, bertempat di Aula BAPPEDA Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (4/10/2023).
Menurutnya, sosialisasi ini dilakukan dalam konteks penghargaan APE. Pokja PUG telah menerima Surat Keputusan (SK) resmi dari Bupati Garut, dengan kepemimpinan dari Kepala Bappeda Kabupaten Garut dan Sekretaris dari Kepala DPPKBPPPA Garut.
Acara dihadiri perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pemerintahan kecamatan, kelurahan dan desa, akademisi, dunia usaha, Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Garut, organisasi kemasyarakatan dan pemerhati perempuan, dan stakeholder lain.
Pihaknya berharap, Kabupaten Garut bisa mempertahankan penghargaan APE ini di kategori utama, atau Kabupaten Garut bisa meraih kategori mentor sesuai dengan harapan Bupati Garut, Rudy Gunawan.
"Kita usahakan, kita berikhtiar kolaborasi semua SKPD untuk dukungannya dalam pengisian aplikasi, dan nanti juga ada penilaian versi lapangan," katanya.
Acara tersebut, mengundang narasumber terkemuka, termasuk Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPPPA), Iriyani, dan Nur Budiwati dari Universitas Garut.
"(Peserta) ini terdiri dari hampir semua SKPD dan camat di lingkungan terdekat, kalau tidak salah 5 kecamatan yang diundang, 5 desa, dan ditambah dari organisasi-organisasi perempuan, termasuk dari media," ucapnya.
Baca Juga: Segini Tarif Tol GeTaCi dari Bandung ke Garut, Bandung Cilacap Cuma Ditempuh 5 Jam
Tujuan rapat ini adalah untuk menyosialisasikan kembali mengenai Pokja PUG dan memberikan informasi mengenai pengisian data _evidence_ dan pelaporan di aplikasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan.
"Khususnya terkait pengarusutamaan gender yang tadi, 7 prasyarat kaitan dengan pengarusutamaan gender dari mulai komitmen, kebijakan, pengalokasian penganggaran, terus juga data terpilah dan lain sebagainya," ungkapnya.
Nur Budiwati dari Universitas Garut memberikan materi tentang langkah-langkah yang harus dilakukan SKPD dalam penilaian APE tahun ini, termasuk penyediaan program terkait pengarusutamaan gender.
"Alhamdulilah peserta sangat antusias untuk bisa mendukung terwujudnya Kabupaten Garut yang memang peduli terhadap perempuan dan anak, yang ditunjukkan dengan tercapainya penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya," katanya.
Ia menekankan bahwa terdapat banyak indikator dalam penghargaan APE, mencakup aspek kelembagaan, pelaksanaan, dan Inovasi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Memahami Gejolak Konflik Kerusuhan Film Tanah Runtuh dari Kacamata Anak
-
Di Balik Kursi Roda Abang: Peluh dan Cinta Seorang Gubernur Jateng di Jalur Lari
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
Petani Tewas di Kebun Sawit Wilmar, Komnas HAM Didesak Turun Usut Penembakan