Jelang Filipina vs Timnas Indonesia pada partai terakhir babak fase grup A Piala AFF 2022, Senin (2/1/2023), anak asuh Shin Tae-yong harus konsentrasi penuh demi mendulang kemenangan.
Di atas kertas, seharunya Timnas Indonesia jauh lebih unggul dibanding Filipina. Ditilik dari catatan pertemuan, tim Merah Putih pun lebih unggul dibanding The Azkals.
Timnas Indonesia dari 8 pertemuan di Piala AFF hanya kalah satu kali, meraih 5 kemenangan dan imbang dua kali.
Nah, satu kemenangan Filipina atas Timnas Indonesia harus jadi pelajaran berharga untuk Egy Maulan Vikri dkk jelang laga sore nanti.
Pada 25 November 2014, tim Merah Putih jadi pecundang saat berhadapan dengan Filipina di Hanoi, Vietnam pada Piala AFF 2014.
Kala itu, Timnas Indonesia dilatih oleh Alfred Riedl. Di luar dugaan, timnas yang diperkuat oleh dua pemain naturalisasi, Sergio Van Dijk dan Raphael Maitimo dibuat tak berkutik oleh Filipina.
Filipina kala itu dilatih oleh Thomas Dooley. Indonesia jumpa Filipina pada laga kedua babak fase grup A Piala AFF 2014.
Sebelumnya di laga pertama, Filipina menang 4-1 atas Laos sedangkan Indonesia ditahan 2-2 oleh Vietnam.
Ada beban berat untuk skuat Merah Putih saat itu saat melawan Filipina. Kemenangan wajib diraih jika ingin lolos ke babak semifinal.
Baca Juga: Minus Jordi Amat! Ini Prediksi Susunan Pemain Filipina vs Timnas Indonesia
Sayangnya, Timnas Indonesia bermain tegang saat itu. Di menit awal pertandingan, Filipina sudah unggul 1-0 atas Indonesia lewat penalti Phil Younghusband.
Skor 1-0 bertahan di babak pertama. Pada babak kedua bukannya bangkit Timnas Indonesia bermain jauh lebih buruk. Buktinya tiga gol bersarang ke gawang Kurnia Meiga, masing-masing dicetak oleh Manuel Ott, Martin Steuble dan Rob Gier.
Timnas Indonesia pun menelan kekalahan telak empat gol tanpa balas. Kekalahan ini juga membuat tim Merah Putih tidak lolos ke babak semifinal, meski di laga terakhir menang 5-1 atas Laos.
Di klasemen akhir grup A Piala AFF 2014, Timnas Indonesia mengemas 4 poin di bawah Vietnam dan Filipina.
Berita Terkait
-
5 Link Live Streaming Piala AFF 2022 Filipina vs Indonesia, Main Malam Ini
-
Minus Jordi Amat! Ini Prediksi Susunan Pemain Filipina vs Timnas Indonesia
-
Bermain Ciamik, Asnawi Masuk dalam Penampil Terbaik Piala AFF 2022 Matchday 4
-
Saddil Ramdani Dijambak Shin Tae-yong saat Persiapan Lawan Filipina, Ada Apa?
-
Jadwal Piala AFF 2 Januari 2023: Penentuan Nasib 3 Tim di Grup A
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Wanti-wanti OJK Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI Hari Ini
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Crayon Style yang Lagi Viral, Hasilnya Lucu dan Estetik
-
Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia
-
Ketan Naik Kelas Jadi Dessert Fancy, Kreasi Unik Ketan Mansour Ramai Diburu di Bogor
-
Dari Cari Barang hingga Bayar, AI Kini Mulai Bisa 'Belanja' Sendiri
-
Harga Minyak Sulit Turun dan Tembus US$ 104 per Barel, Pemerintah AS Terguncang
-
Internet Indonesia Terancam Mahal? Operator Keluhkan Lonjakan Biaya Relokasi Jaringan
-
Ekonomi Indonesia Diprediksi Melambat di Kuartal II 2026, Ini Penyebab Utamanya
-
Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?
-
Chef Arnold Sentil Henny Maria soal Gelar Executive Chef: Pengalaman 22 Tahun Saya Kalah