Suara.com - Ngemil di malam hari cenderung tak menyehatkan karena sebagian besar orang lebih memilih camilan yang mengandung banyak kalori atau gula seperti kue, cokelat, keripik, minum kopi, soft drink dan masih banyak lagi.
Padahal semua jenis makanan tersebut bisa membuat badan membengkak dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Lantas, bagaimana caranya menghentikan kebiasaan ngemil di malam hari? Berikut tips sederhananya seperti dilansir dari Summertomato.
1. Makan Malam yang Memuaskan
Meskipun makan malam tidak boleh dalam porsi yang terlalu besar, namun pilihannya harus tetap seimbang, bergizi dan mebuat tubuh Anda nyaman sehingga tubuh Anda bisa benar-benar istirahat (tidur) secara berkualitas.
2. Makan Buah
Ngemil di malam hari sering didorong oleh keinginan untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung gula seperti kue, cokelat, permen, es krim dan masih banyak lagi. Sepotong kecil buah dapat dijadikan pilihan tepat untuk memuaskan keinginan tersebut dan tak membuat berat badan Anda bertambah.
3. Minum Teh Herbal
Sering kali keinginan untuk ngemil dapat diredakan hanya dengan mengubah rasa di mulut Anda. Teh mint atau chamomile dapat menggantikan makanan penutup tanpa benar-benar memberikan kontribusi kalori.
4. Sikat Gigi
Dokter gigi selalu menyarankan untuk menyikat gigi sesegera mungkin setelah makan untuk menghindari kerusakan gigi. Manfaat tambahan dari strategi ini adalah bahwa pasta gigi cenderung membuat rasa makanan jadi berubah dan itu menurunkan keinginan atau selera Anda untuk ngemil di malam hari.
5. Minum Air
Air sering diabaikan sebagai cara sederhana dan efektif untuk menghindari makan berlebihan. Selain menghilangkan rasa haus, air juga bisa membantu mengisi perut Anda selama waktu tambahan yang dibutuhkan bagi otak Anda untuk menyadari bahwa Anda sebenarnya tidak lagi lapar. Air mineral yang dicampur dengan perasan air jeruk atau mentimun sangat efektif menghambat keinginan Anda untuk ngemil.
6. Beraktivitas
Ngemil di malam hari juga biasanya dilakukan sekadar untuk mengisi kekosoangan waktu hingga Anda merasa kantuk. Untuk mengisi kekosongan ini, Anda bisa memanfaatkan waktu ke hal yang lebih positif seperti membaca buku, bermain video game, nonton atau menelepon seorang teman. Berbagai aktivitas tersebut dapat mengalihkan pikiran Anda dari keinginan untuk ngemil di malam hari.
7. Latihan Fisik
Latihan ringan dapat meredam keinginan Anda untuk makan. Cobalah membakar beberapa kalori dengan berjalan, treadmil atau mengayuh sepeda statis. Latihan ini akan menyita konsentrasi sehingga anda tak mempunyai keinginan untuk mengemil selain memberi manfaat kesehatan bagi tubuh.
Berita Terkait
-
Terapkan 7 Trik Rahasia Google Maps Berikut, Bebas Nyasar ke Hutan atau Sawah
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
-
Cara Baru Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Ingat Batas Waktu Maksimal 31 Maret 2026
-
Bahlil Ingatkan Jangan Boros LPG, Ini 5 Cara Hemat Gas yang Bisa Dicoba di Rumah
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit