Suara.com - Setiap wanita tentu selalu ingin tampil cantik dalam keadaan apapun. Tak terkecuali saat sedang mengandung. Ketika mengandung, banyak wanita mengalami perubahan pada kulitnya, terutama kulit pada wajah.
Beberapa memiliki wajah yang bersinar, cerah dan sehat karena aktifnya peredaran darah di bawah kulit. Namun, beberapa juga mengalami permasalahan pada kulit wajahnya, seperti berjerawat atau flek pada wajah.
Perbedaan pada kulit wajah wanita saat mengandung tersebut dijelaskan oleh dr. Iswan Syarif, SpOG (K) di Jakarta, Minggu (27/4/2014). Hormon androgen dan kandungan cairan dalam tubuh adalah dua faktor utama menjadi penyebab timbulnya jerawat dan flek saat wanita mengandung.
"Hormon androgen dan hormon progesteron pada masa kehamilan akan meningkat, yang dapat menyebabkan kelenjar minyak lebih besar dan meningkatkan produksi kelenjar tersebut atau yang biasa disebut sebum," jelas Iswan.Sebum dapat membuat sel kulit mati terkelupas di saluran folikel rambut yang akan menyebabkan sumbatan pada pori-pori kulit, lanjutnya.
Iswan menambahkan, ketika ada sumbatan pada pori-pori kulit, tentunya ini dapat memudahkan bakteri penyebab jerawat berkembang biak dengan cepat, maka timbul lah peradangan dan jerawat tersebut. Selain jerawat, masalah lainnya adalah flek, yang pada masa kehamilan disebut topeng kehamilan.
Sedangkan flek, menurut Iswan, disebabkan aktivitas hormon yang memproduksi melanin atau zat pigmen pada kulit. Sehingga semakin sering kulit terpapar matahari, maka semakin banyak melanin yang diproduksi.
"Biasanya flek akan timbul pada daerah-daerah yang sering terkena sinar matahari, seperti dahi, hidung dan pipi," jelasnya.
Namun, aktivitas hormon estrogen dan progenteron yang menyebabkan hiperpigmentasi (kehitaman) pada kulit nantinya akan berangsur-angsur menghilang setelah masa kehamilan berakhir.
Untuk mencegah timbulnya jerawat dan flek dengan cara yang aman saat kehamilan, Iswan menganjurkan untuk membersihkan wajah 2-3 kali sehari dengan pembersih wajah yang lembut dan bebas minyak.
Selain itu, hindari penggunaan susu pembersih karena akan membuat wajah semakin berminyak.
"Jangan lupa menggunakan pelembab yang mengandung tabir surya paling tidak yang SPF nya 15 saat akan terpapar matahari," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya