Suara.com - Pemerintah akan memperluas sosialisasi dan pedoman pencegahan kasus sindrom pernapasan Timur Tengah atau Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) kepada seluruh masyarakat Indonesia.
"Kemenko Kesra mengkoordinasikan upaya pertukaran data dan informasi guna penguatan surveilans terpadu dan respons cepat apabila ditemukan MERS-CoV di Indonesia," kata Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono di Jakarta, Senin (5/5/2014).
Agung menjelaskan pedoman pencegahan kasus MERS-CoV salah satunya adalah melakukan promosi hidup sehat kepada masyarakat contohnya selalu mencuci tangan.
Sosialisasi, kata Agung, akan dilakukan lintas sektor oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan dan lain sebagainya. "TNI-Polri dan Palang Merah Indonesia akan ikut dalam menyosialisasikan pencegahan wabah MERS-CoV," katanya.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat deteksi dini dengan menggunakan alat deteksi panas (thermal scanner) di bandara dan pelabuhan laut bagi mereka yang baru tiba dari Timur Tengah. Pemerintah, juga tengah mempertimbangkan pendirian posko lintas sektor di Indonesia dan di Arab Saudi guna deteksi dini dan respons cepat terhadap wabah MERS-CoV. "Jika dinilai sangat diperlukan dan mendesak maka pendirian posko akan dilakukan," katanya.
Pemerintah juga akan meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Arab Saudi, untuk melakukan riset tentang perkembangan MERS-CoV, produksi vaksin dan antiviral serta pertukaran data epidemiologi perkembangan wabah MERS-CoV. Hingga saat ini tercatat seorang WNI meninggal karena terjangkit MERS-CoV. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif