Suara.com - Perserikatan Bangsa-bangsa menyatakan bahwa Ebola sudah mengancam dunia. Ebola saat ini berbeda dari sebelumnya, karena lebih ganas dan belum ditemukan penawarnya.
"Tidak pernah ada yang seperti ini di dunia. Musuh kita saat ini adalah waktu. Ebola sudah berada jauh di depan kita, dan siap mengancam populasi dunia," kata Anthony Banbury, Kepala Misi PBB bagi Reaksi Tanggap Darurat Ebola (UNMEER), melalui konferensi jarak jauh video dari Markas Operasi PBB di Ghana, dalam pertemuan tidak resmi sidang pleno soal Ebola, Sabtu (11/10/2014).
PBB, kata Banbury, harus menyadarkan warga di negara-negara terpengaruh Ebola, seperti Liberia, Guinea, dan Sierra Leona. Sebab, warga di negara-negara tersebut masih menganggap Ebola tidak nyata.
Untuk itu, lanjut Banbury, saat ini, UNMEER tengah merancang metoda yang dapat diterima masyarakat agar sigap terkait penyakit ini.
"Dalam rancangan kami menyiapkan sebuah tim yang akan mengisi jurang pemisah dan mendukung orang yang memerlukan pertolongan," kata Banbury.
"Kita terlambat, tapi tidak terlalu terlambat untuk memerangi penyakit itu. Kita harus yakin akan memenangi pertempuran," lanjutnya.
Lebih lanjut, Banbury turut meminta dunia untuk mendukung aksi UNMEER memberantas Ebola. Sebab, tanpa dukungan, harapan untuk membuang Ebola dari muka bumi akan sia-sia.
"Dukungan harus meningkatkan keuangan untuk membuat lembaga bantuan, juga memperkokoh pusat perawatan dan laboratorium diagnostik di lapangan," katanya.
Untuk diketahui, hingga kini lebih dari 8.000 orang diduga telah terinfeksi Ebola. Sebanyak 3.300 di antaranya dinyatakan meninggal dunia karena positif Ebola.
Ebola, saat ini juga terus merangsek keluar Afrika. Amerika Serikat, dan sejumlah negara Eropa telah melaporkan adanya kasus Ebola di negaranya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh