Suara.com - Nyeri pada pergelangan kaki dan tumit seringkali diakibatkan oleh penggunaan sepatu hak tinggi atau sepatu sempit yang terlalu lama. Dalam sebagian besar kasus, pasien mengalami nyeri terutama di bagian bawah belakang tumit.
Para dokter mendiagnosa rasa sakit yang terjadi di bawah tumit, sebagai gejala plantar fasciitis. Jika rasa sakit terpusat di sekitar tumit, di mana tendon Achilles terhubung dengan tulang tumit, bisa jadi Anda mengalami Achilles tendinitis.
Jangan tunggu sampai Anda benar-benar terganggu saat melakukan aktvitas baru mengonsultasikannya ke dokter. Sebaiknya mulai kenali dari sekarang penyebab apa saja yang bisa mengakibatkan nyeri tumit.
1. Plantar fasis
Hal ini sangat umum dialami olahragawan khususnya pelari. Selain itu juga kerap dialami oleh orang yang mengalami kelebihan berat badan. Jika Anda terus menerus bertahan dengan rasa nyeri yang mendera maka akan menyebabkan jaringan fasia membengkak. Segera hubungi dokter jika Anda merasakan gejala ini.
2. Taji tulang
Tumbuhnya taji tulang akan menyebabkan rasa tak nyaman saat memakai sepatu. Tanda-tandanya, bentuk kaki Anda akan terlihat melengkung. Dokter biasanya akan menghilangkan rasa sakit dengan meresepkan obat dan memberikan terapi fisik. Dalam beberapa kasus, meski jarang, dokter akan melakukan operasi untuk menghilangkan taji tulang.
3. Retak kecil pada tulang kaki
Pemain basket lebih berisiko terkena kelainan ini. Tak hanya itu, kelainan ini juga bisa terjadi pada orang yang gemar berjalan kaki terlalu jauh dan terlalu sering. Jika seseorang menderita Osteoporosis, maka risiko tulang kaki mengalami patah lebih tinggi.
4. Pecah pada Achilles Tendon
Achilles tendon adalah salah satu tendon terkuat dalam tubuh kita. Achilles tendon yang pecah dapat membatasi gerakan menghujam tanah, serta memicu nyeri akut dan pembengkakan di bagian belakang tumit.
Orang yang terlibat dalam kegiatan intens seperti sepak bola, bola basket, berjalan, menari atau senam memiliki kecenderungan untuk menderita kelainan ini. Dalam kasus yang parah, orang yang mengalami masalah pada Achilles tendon harus dioperasi. (Medicmagic.net)
Tag
Berita Terkait
-
5 Lotion untuk Kaki Pecah-Pecah yang Bisa Dibeli di Apotek, Kembali Mulus Tanpa Ribet
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Tips Atasi Tumit Kaki Kering dan Mengelupas, Coba Pakai 4 Bahan Alami Ini
-
6 Penyebab Tumit Terasa Nyeri saat Bangun Tidur, Pernah Mengalaminya?
-
5 Kebiasaan Ini Bisa Membantu Menghindari Tumit Kaki Kering dan Pecah-pecah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak