Suara.com - Toilet seperti diketahui merupakan sarang berkumpulnya kuman dan virus. Oleh karena itu menjaga kebersihan di toilet sangat penting untuk dilakukan.
Mungkin ketika Anda melakukan aktivitas di toilet, mencuci tangan dengan sabun sudah membebaskan Anda dari infeksi penyakit. Namun, ternyata mencuci tangan saja tidak cukup.
Beberapa kebiasaan Anda di dalam toilet mungkin dapat meningkatkan risiko Anda terinfeksi. Sebaiknya Anda berusaha menghindari beberapa kebiasaan buruk dalam toilet yang dapat membuat Anda rentan terinfeksi kuman.
1. Jangan bertahan terlalu lama di toilet meski sulit BAB
Kesulitan mengeluarkan tinja membuat seseorang ingin berlama-lama duduk di WC. Padahal cara itu justru dapat menimbulkan risiko wasir dan pembengkakan anus. Jika Anda mengalami sulit buang air besar (BAB), Anda bisa berjalan di sekitar toilet untuk merangsang sistem pencernaan dan mengurangi ketegangan di bagian otot anus.
2. Mengeringkan tangan dengan handryer
Usai mencuci tangan biasanya kita mengeringkannya dengan handryer. Para ahli mengatakan alat pengering itu sangat tidak efektif dalam membersihkan kuman. Justru, risiko kuman dapat menyebar meningkat hingga 27 kali lipat dibandingkan kita mengelap tangan menggunakan handuk siap buang atau tisu kering.
3. Mengelap organ intim
Usai buang air kecil, setiap orang mengandalkan tisu toilet untuk menyeka bagian organ intim. Mulai sekarang Anda harus berhenti melakukan kebiasaan tersebut. Dikhawatirkan, bakteri dapat masuk ke dalam uretra dan meningkatkan kemungkinan infeksi saluran kemih.
4. Hindari produk pembersih organ intim
Banyaknya produk pembersih organ intim, tak jarang membuat perempuan tergiur dengan manfaat anti bakteri yang diusung sabun atau cairan pembersih tersebut. Padahal jika memakai dalam dosis berlebih dapat mengganggu keseimbangan pH normal, menimbulkan gatal, iritasi dan ruam di area organ vital. (Times of india)
Berita Terkait
-
Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar
-
Toilet Ramah Lingkungan Jadi Biang Kerok 4000 Tentara AS Ngantri BAB di Kapal Induk
-
Intip Wanita Pemandu Kereta Odong-odong di Toilet, ABG 18 Tahun Ditangkap
-
Selain Wajah, Mydervia Hadirkan Teknologi Exion untuk Kencangkan Organ Intim Wanita
-
Handphone Dikendalikan Makhluk Gaib
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat