- Kapal induk USS Gerald Ford milik Angkatan Laut AS mengalami kendala teknis pada sistem sanitasi saat bertugas.
- Gangguan sistem toilet vakum tersebut memicu masalah operasional dan membutuhkan biaya perbaikan mencapai jutaan dolar AS.
- Penyumbatan sistem sanitasi disebabkan oleh teknologi ramah lingkungan serta penggunaan toilet yang tidak sesuai prosedur awak.
Suara.com - Perang AS-Iran mengungkap fakta tak mengenakkan bagi militer Amerika Serikat. Pasalnya, kapal induk mereka yakni USS Gerald Ford sempat mengalami masalah teknis yakni tak berfungsinya toilet.
USS Gerald Ford beberapa waktu lalu sempat ditarik keluar dari zona perang lantaran dihantam berbagai masalah teknis.
Salah satu yang jadi sorotan ialah masalah teknis di sistem sanitasi. Kondisi tersebut sempat membuat para prajurit AS harus rela mengantri untuk buang air besar alias BAB.
Dilansir dari Dailymail, rusaknya sistem sanitasi kapal sepanjang 1100 kaki itu bisa berpotensi tidak dapat beroperasi hingga satu tahun.
Menariknya dari laporan sejumlah media AS, masalah sistem sanitasi yang telah terjadi sejak 2020 menjadi salah satu penyebab utama, dengan biaya perbaikan yang telah menembus jutaan dolar.
Analis angkatan laut Steve Wills mengungkap bahwa rusaknya sanitasi di USS Gerald Ford disebabkan toilet ramah lingkungan yang baru digunakan.
Teknologi ramah lingkungan yang digunakan justru dinilai menyulitkan perawatan dan kerap menyebabkan penyumbatan.
“Toilet ramah lingkungan itu tidak memiliki tekanan yang cukup, sehingga tidak dapat membuang limbah dengan baik,” ujarnya.
Wills menilai desain sistem tersebut justru menjadi titik lemah dalam operasional kapal.
Baca Juga: Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah
Pihak Angkatan Laut AS mengakui sebagian gangguan dipicu oleh penggunaan yang tidak sesuai prosedur oleh awak kapal.
“Satu orang saja bisa menyebabkan masalah besar jika sistem disalahgunakan,” ujar komandan kapal, Kapten David Skarosi.
Sementara itu dilansir dari Globe Times, seorang pejabat Angkatan Laut AS mengungkapkan bahwa sistem limbah berbasis vakum di kapal mengalami gangguan hampir setiap hari.
Sistem yang melayani sekitar 650 toilet itu kerap tersumbat dan membutuhkan perbaikan rutin.
Laporan menyebut penyumbatan dipicu berbagai benda asing yang dibuang ke dalam toilet, mulai dari pakaian hingga tali.
“Masalah kecil pada satu titik bisa berdampak ke seluruh sistem,” tulis laporan media AS itu.
Situasi ini juga memicu kekhawatiran di internal Angkatan Laut AS, dengan sebagian awak mempertimbangkan untuk mengakhiri karier mereka setelah kembali ke pangkalan.
Berita Terkait
-
Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah
-
Iran Restock Rudal dan Drone saat Donald Trump Sibuk 'Omon-omon'
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak
-
10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur