Ilustrasi brokoli (shutterstock)
Brokoli sudah lama diketahui dapat secara alami menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Untuk mendapatkan efek yang lebih baik, peneliti mengembangkan versi baru brokoli yang dapat mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL hingga enam persen.
Versi baru dari brokoli ini mengandung senyawa glucoraphanin tiga kali lebih banyak. Glucoparin inilah yang berperan memerangi kolesterol jahat dalam tubuh.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti dari University of Reading melakukan penelitian terhadap 130 responden yang diberikan 400 gram brokoli ini setiap minggunya. Setelah melakukan kebiasaan tersebut selama 12 minggu, peneliti mengukur kadar kolesterol LDL dalam darah para responden. Hasilnya mereka mengalami penurunan hingga 6 persen.
Seperti diketahui, LDL merupakan salah satu faktor yang memicu penyakit jantung koroner. Penurunan satu persen kolesterol LDL dikaitkan dengan penurunan 1-2 persen risiko jantung koroner.
Selain brokoli, sumber panganan lain yang bisa menurunkan kadar kolesterol LDL antara lain gandum yang mengandung beta-glukan dan stanol tumbuhan. (Zeenews)
Versi baru dari brokoli ini mengandung senyawa glucoraphanin tiga kali lebih banyak. Glucoparin inilah yang berperan memerangi kolesterol jahat dalam tubuh.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti dari University of Reading melakukan penelitian terhadap 130 responden yang diberikan 400 gram brokoli ini setiap minggunya. Setelah melakukan kebiasaan tersebut selama 12 minggu, peneliti mengukur kadar kolesterol LDL dalam darah para responden. Hasilnya mereka mengalami penurunan hingga 6 persen.
Seperti diketahui, LDL merupakan salah satu faktor yang memicu penyakit jantung koroner. Penurunan satu persen kolesterol LDL dikaitkan dengan penurunan 1-2 persen risiko jantung koroner.
Selain brokoli, sumber panganan lain yang bisa menurunkan kadar kolesterol LDL antara lain gandum yang mengandung beta-glukan dan stanol tumbuhan. (Zeenews)
Komentar
Berita Terkait
-
Benarkah Senyawa Brokoli Hambat Pertumbuhan Uban? Ini Faktanya
-
Makan 720 Telur dalam Sebulan, Mahasiswa Ini Buktikan Fakta Mengejutkan soal Kolesterol Jahat
-
Tepung Jagung Turunkan Kadar Kolesterol Jahat? Ini Faktanya
-
Tips Terbebas Dari Kolesterol Jahat Agar Tetap Bisa Makan Enak Tiap Nongkrong
-
Kadar Kolesterolmu Tinggi? Segera Batasi 4 Jenis Makanan Ini
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak