Ilustrasi flu burung.
Jumlah ternak unggas di Amerika Serikat (AS) tertular flu burung naik pada Selasa (14/4/2015) setelah negara bagian Iowa mendapati korban pertama. Sementara Minnesota, menurut Departemen Pertanian setempat, menemukan delapan kasus tambahan.
Iowa menjadi negara bagian ke-12 pada tahun ini mendapati unggas terpapar flu H5N2. Virus tersebut dapat membunuh kawanan unggas dalam satu peternakan dalam 48 jam.
Sebanyak 22 peternakan kalkun di Minnesota --negara bagian penghasil terbesar kalkun -- terpapar flu H5N2 dalam enam pekan. Jumlah itu, kata Departemen Pertanian, melebihi setengah dari 43 peternakan di seluruh Amerika Serikat tertular flu burung sejak awal tahun ini.
Peternakan terpapar flu burung akan dikarantina, sementara unggasnya akan dimusnahkan.
Sebelum ditemukan delapan kasus baru di Minnesota, Asosiasi Peternak Kalkun Minnesota mengatakan, produsen unggas di negara bagian itu telah kehilangan sekitar 900.000 kalkun yang bernilai 15.7 juta dolar AS karena mati akibat flu burung. Kalkun-kalkun itu terpaksa dimusnahkan untuk mencegah penyebaran flu.
Secara keseluruhan, peternak di Minnesota memproduksi 46 juta kalkun setiap tahunnya. Infeksi flu burung di AS kemudian memicu negara-negara konsumen kalkun, termasuk Meksiko dan Cina, membatasi impor dari AS yang setiap tahunnya mengekspor unggas dan telur senilai 5,7 miliar dolar AS.
Unggas yang diproduksi oleh peternak swasta besar seperti Butterball LLC, Cargill Inc dan anak perusahaan Hormel Foods Corp terpaksa dimusnahkan akibat terjangkit virus pada tahun ini.
Unggas yang tengah bermigrasi tempat diduga menyebar virus flu burung saat mereka terbang dari ke bagian utara setelah menghabiskan musim dingin di bagian selatan.
Hingga kini belum ada laporan adanya manusia yang terjangkit flu burung di Amerika Serikat. (Antara/Reuters)
Iowa menjadi negara bagian ke-12 pada tahun ini mendapati unggas terpapar flu H5N2. Virus tersebut dapat membunuh kawanan unggas dalam satu peternakan dalam 48 jam.
Sebanyak 22 peternakan kalkun di Minnesota --negara bagian penghasil terbesar kalkun -- terpapar flu H5N2 dalam enam pekan. Jumlah itu, kata Departemen Pertanian, melebihi setengah dari 43 peternakan di seluruh Amerika Serikat tertular flu burung sejak awal tahun ini.
Peternakan terpapar flu burung akan dikarantina, sementara unggasnya akan dimusnahkan.
Sebelum ditemukan delapan kasus baru di Minnesota, Asosiasi Peternak Kalkun Minnesota mengatakan, produsen unggas di negara bagian itu telah kehilangan sekitar 900.000 kalkun yang bernilai 15.7 juta dolar AS karena mati akibat flu burung. Kalkun-kalkun itu terpaksa dimusnahkan untuk mencegah penyebaran flu.
Secara keseluruhan, peternak di Minnesota memproduksi 46 juta kalkun setiap tahunnya. Infeksi flu burung di AS kemudian memicu negara-negara konsumen kalkun, termasuk Meksiko dan Cina, membatasi impor dari AS yang setiap tahunnya mengekspor unggas dan telur senilai 5,7 miliar dolar AS.
Unggas yang diproduksi oleh peternak swasta besar seperti Butterball LLC, Cargill Inc dan anak perusahaan Hormel Foods Corp terpaksa dimusnahkan akibat terjangkit virus pada tahun ini.
Unggas yang tengah bermigrasi tempat diduga menyebar virus flu burung saat mereka terbang dari ke bagian utara setelah menghabiskan musim dingin di bagian selatan.
Hingga kini belum ada laporan adanya manusia yang terjangkit flu burung di Amerika Serikat. (Antara/Reuters)
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal