Suara.com - Apakah Anda sedang menjalani pekerjaan yang menantang dan menguras otak? Jika ya, Anda patut berbahagia.
Pasalnya, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology menyebutkan, pekerjaan menantang bisa membantu seseorang memperbaiki kualitas otaknya.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti melakukan uji coba terhadap 1054 orang berusia 75 tahun ke atas untuk mengukur kemampuan berpikir dan memori setiap responden. Peneliti juga menanyai peserta mengenai riwayat pekerjaan mereka dan tugas apa saja yang harus mereka penuhi.
Setelah itu peneliti menganalisis hasil memori dan tes berpikir responden menggunakan Mini-Mental State Examination (MMSE) yaitu sebuah uji klinis yang mengukur penurunan kemampuan otak.
Hasil didapatkan bahwa orang dengan karir yang lebih menantang memiliki kecerdasan di atas rata-rata, karena nilai MMSE dua kali lebih tinggi dibanding mereka yang tidak menjalani pekerjaan yang menantang. Orang-orang dengan nilai MMSE tertinggi juga memiliki tingkat penurunan kognitif paling lambat.
Peneliti utama studi, Dr Fransisca S menyatakan bahwa otak yang biasa dihadapkan dengan pekerjaan menantang dikaitkan dengan peningkatan kemampuan memori dan berpikir.
"Studi kami penting karena menunjukkan bahwa jenis pekerjaan yang Anda lakukan sepanjang karir mungkin memiliki signifikansi pada kesehatan otak dibandingkan tingkat pendidikan Anda," kata dr Fransisca. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja
-
Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun
-
5 Drama Korea Bertema Pekerjaan yang Melibatkan Hantu, Ada Phantom Lawyer
-
Gelombang THR Usai, Saatnya Serbu Lowongan! 5 Jurus Ampuh Dapat Pekerjaan Baru Pasca-Lebaran
-
Eat the Frog: Agar Pekerjaan Berat Cepat Selesai, Makan 'Kataknya' Dulu!
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata